Warga Minta APH Usut Pemodal Besar Dibalik Pertambangan Desa Tanoyan

- Reporter

Tuesday, 4 August 2026 - 01:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bolmong – Aktivitas Pertambangan Emas di wilayah Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan kembali menyita perhatian. Kali ini, sorotan tidak hanya tertuju pada kerusakan lingkungan, melainkan pada dua nama yang disebut-sebut sebagai dalang di balik operasional tambang tersebut: AL dan LK

Di tengah masyarakat, lokasi tambang yang dikaitkan dengan kedua nama ini seolah memiliki aura “kesaktian”. Meski aktivitas pengerukan dan pengolahan emas berlangsung secara terbuka dan masif, tangan hukum terlihat enggan menyentuhnya.

Kondisi ini memicu kecurigaan publik bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) mungkin merasa “segan” atau bahkan “takut” untuk melakukan penindakan tegas.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Warga setempat mengaku bingung melihat ketimpangan dalam penegakan hukum. Sementara penambang tradisional skala kecil sering kali menjadi sasaran razia dan penyitaan alat, situs-situs besar yang diduga dikuasai oleh oknum bermodal kuat seperti AL dan LK justru terus beroperasi tanpa gangguan signifikan.

“Semua orang di sini tahu siapa yang punya alat berat dan siapa pemodalnya. Tapi kenapa aparat diam saja? Apakah karena namanya sudah terlalu besar sehingga polisi jadi ragu?” keluh seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kata “sakti” yang beredar di kalangan warga bukan merujuk pada hal mistis, melainkan sebuah sindiran tajam terhadap impunitas atau kekebalan hukum yang dirasakan oleh oknum-oknum tertentu.

Publik menilai, jika APH benar-benar independen, seharusnya tidak ada perbedaan perlakuan antara pelaku kecil dan pelaku besar.

Tekanan dari masyarakat kian meningkat. Mereka mendesak APH dan instansi terkait untuk segera memberikan klarifikasi atas dugaan keterlibatan AL dan LK dalam jaringan PETI di Tanoyan.

“Kami tidak minta pilih kasih, kami cuma minta keadilan. Jika memang melanggar hukum, proseslah sesuai aturan. Jangan biarkan rakyat kecil yang kena, sementara ‘cukong’ besar dibiarkan bebas,” tegas tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi terkait spesifik nama-nama tersebut. Namun, sikap diam ini justru semakin memperbesar spekulasi liar di tengah masyarakat.

Publik kini menunggu, apakah APH akan membuktikan integritasnya dengan menindak tegas siapa pun yang terbukti merusak lingkungan, ataukah dugaan “ketakutan” terhadap oknum berpengaruh itu benar adanya. (**)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolres Boltim Pimpin Upacara HUT ke-81 RI: Semangat Kemerdekaan Jadi Dorongan Pelayanan Nyata
Dugaan Jual Beli HGU di Kotabunan, Aleg Rahman Salehe Minta Inspeksi & Penelusuran Menyeluruh Secara Terbuka
Jangan Matikan Sumber Hidup Demi Aturan — Tambang Rakyat Butuh Keseimbangan, Bukan Penindakan
Perkuat Kamtibmas, Tim URC Resmob Polres Kotamobagu Patroli Cipta Kondisi & Tanggapi Laporan Warga
Ansor Sulut Gandeng 7 PTS di BMR, Dorong Ansor University Jadi Laboratorium Pendidikan dan Pengabdian
Wakil Bupati Buol Kukuhkan Anggota Paskibraka Tahun 2026 dan Serahkan Duplikat Bendera Pusaka
Jaga Kamtibmas Malam Hari, Tim URC Resmob Polres Boltim Patroli Rawan, Sasar Tempat Keramaian dan Objek Vital
Tragedi Maut Drag Race, Anggota DPRD Saidi Mokoginta Soroti Aspek Keamanan dan Keselamatan Penonton

Berita Terkait

Monday, 17 August 2026 - 04:20 WITA

Kapolres Boltim Pimpin Upacara HUT ke-81 RI: Semangat Kemerdekaan Jadi Dorongan Pelayanan Nyata

Sunday, 16 August 2026 - 08:14 WITA

Dugaan Jual Beli HGU di Kotabunan, Aleg Rahman Salehe Minta Inspeksi & Penelusuran Menyeluruh Secara Terbuka

Sunday, 16 August 2026 - 06:16 WITA

Jangan Matikan Sumber Hidup Demi Aturan — Tambang Rakyat Butuh Keseimbangan, Bukan Penindakan

Sunday, 16 August 2026 - 06:02 WITA

Perkuat Kamtibmas, Tim URC Resmob Polres Kotamobagu Patroli Cipta Kondisi & Tanggapi Laporan Warga

Sunday, 16 August 2026 - 05:21 WITA

Ansor Sulut Gandeng 7 PTS di BMR, Dorong Ansor University Jadi Laboratorium Pendidikan dan Pengabdian

Berita Terbaru