KOTAMOBAGU – Tembok keperkasaan Burako Alason akhirnya runtuh! Tim yang selama ini nyaris tak tersentuh kekalahan, harus mengakui keunggulan ZM FC Bolsel di laga leg kedua semifinal Totabuan Champions League (TCL) 2026 yang berlangsung di Stadion Nunuk Matali, Selasa (4/8/2026).
Kemenangan tipis dengan skor 1-0 yang diraih ZM FC Bolsel bukan sekadar membawa tiket ke partai puncak, melainkan menandai berakhirnya rekor impresif Burako Alason yang selama ini identik dengan mental juara dan status tim yang sulit ditaklukkan. Skuad besutan Firman Usman belum pernah merasakan kekalahan di berbagai ajang, namun dominasi itu akhirnya terhenti di laga sengit sore ini.
Satu gol penentu kemenangan lahir dari kaki penyerang anyar ZM FC Bolsel, Seydou Diakite, tepat pada menit ke-40. Gol itu menjadi pembeda sekaligus mengukir sejarah baru bagi tim asal Bolaang Mongondow Selatan tersebut.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Sepanjang pertandingan, ZM FC Bolsel tampil sangat disiplin. Lini belakang mereka tampil kokoh meredam serangan gencar Burako Alason, sementara lini tengah mampu menguasai ritme permainan yang digalang Sandi Sute hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membuktikan bahwa kerja keras, strategi matang, dan semangat pantang menyerah mampu menumbangkan tim yang selama ini dianggap tak terkalahkan.
Euforia pun meledak di kubu ZM FC Bolsel dan ribuan pendukung yang menyaksikan langsung keberhasilan bersejarah ini. Manajer tim, Zulkifli Mundok, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian anak asuhnya.
“Alhamdulillah, kemenangan ini sangat berarti bagi seluruh keluarga besar ZM FC Bolsel. Kami menghadapi salah satu tim terbaik dengan rekor luar biasa. Burako Alason adalah lawan yang sangat kuat dan kami sangat menghormati mereka,” ujar Zulkifli.
Ia menambahkan, keberhasilan ini lahir dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, serta dukungan luar biasa masyarakat Bolaang Mongondow Selatan. “Kami datang bukan sekadar bermain, tapi untuk membawa pulang kemenangan dan tiket ke final,” tambahnya.
Zulkifli juga mengingatkan perjuangan belum selesai. “Ini bukan akhir perjalanan. Masih satu laga lagi yang harus dimenangkan. Fokus kami sekarang mempersiapkan tim sebaik mungkin demi menghadirkan gelar juara untuk masyarakat Bolsel.”
Di akhir pernyataannya, Zulkifli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh suporter. “Dukungan kalian menjadi energi luar biasa yang menggerakkan kami di lapangan,” pungkasnya.






