Jaga Keseimbangan Ekosistem & Sumber Kehidupan, Wabup Dony Dorong Terbentuknya Koridor Ekologis Gunung Ambang

- Reporter

Monday, 10 August 2026 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG — Perlindungan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam di kawasan Gunung Ambang menjadi prioritas serius Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Komitmen ini ditegaskan Wakil Bupati Dony Lumenta saat membuka Lokakarya Finalisasi Kajian Dokumen Teknis Pengusulan Koridor Ekologis Gunung Ambang di Mercure Manado Tateli Beach Resort, Senin (10/8/2026).

Forum ini menyatukan para pemangku kepentingan untuk mewujudkan koridor ekologis yang menjaga keterhubungan habitat, melindungi satwa liar, sekaligus menjamin manfaat kawasan bagi masyarakat.

Wabup Dony menegaskan, koridor ekologis bukan sekadar penghubung antar kawasan, melainkan instrumen vital menjaga keseimbangan alam dan menjamin ruang hidup aman bagi satwa langka seperti anoa dan monyet yaki.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Kawasan Muara Pusian dan Cagar Alam Gunung Ambang juga menyimpan nilai strategis bagi kehidupan masyarakat: menjadi sumber air bersih bagi wilayah Passi Barat, Bilalang, hingga Poigar, serta menopang kehidupan sekitar 160 ribu jiwa di Bolmong, Boltim, Minahasa Selatan, dan Kota Kotamobagu melalui pasokan air, udara bersih, dan kesuburan tanah.

“Menjaga kawasan ini bukan hanya melindungi hutan dan satwa, melainkan menjaga sumber kehidupan masyarakat hari ini dan generasi mendatang.”

Ia pun berharap dokumen hasil kajian berbasis data ilmiah ini tidak berhenti di atas kertas, melainkan menjadi pijakan lahirnya kebijakan nyata — termasuk masuk ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan program konservasi terpadu. Pemkab Bolmong berkomitmen mengintegrasikan rekomendasi tersebut ke dalam kebijakan daerah demi pengelolaan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Balai KSDA Sulut Ir. Danny Pattipeylohy, S.Pi., M.Si., Manajer Program WCS Iwan Hunowu, serta akademisi Universitas Sam Ratulangi Dr. Martina Langi. Lokakarya ini menjadi langkah penting sekaligus penegasan bahwa pelestarian kekayaan alam Sulawesi memerlukan kolaborasi erat pemerintah, lembaga konservasi, dunia akademik, dan seluruh pemangku kepentingan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolres Abdul Kholik Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bilalang
Bolak-Balik Buol–Jakarta Berbuah Manis, Ruas Jalan Negeri Lama–Modo I Dapat Anggaran Rp21,8 Miliar
Hadapi Kemarau Panjang, Pemda Buol Gelar Sholat Istisqa untuk Memohon Hujan
Aliansi Negeri Seribu Megalith Dorong Cudy Kembali Memimpin Sulawesi Tengah
Bupati Yusra Turunkan Tim Awasi SPBU, Urai Antrean dan Pastikan Distribusi BBM Lancar
Bupati Buol Temui Investor Jagung di Surabaya, Dorong Peningkatan Produksi dan Investasi Pertanian
Rakor Kepala Madrasah dan Kasi Madrasah, Momentum Penguatan Pengelolaan Madrasah dan Pelepasan Menjelang Purna Tugas
Bupati Yusra dan Walikota Weny Gaib Lakukan Kunker Ke Kabupaten Jombang

Berita Terkait

Sunday, 6 September 2026 - 10:52 WITA

Kapolres Abdul Kholik Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bilalang

Friday, 4 September 2026 - 11:11 WITA

Bolak-Balik Buol–Jakarta Berbuah Manis, Ruas Jalan Negeri Lama–Modo I Dapat Anggaran Rp21,8 Miliar

Friday, 4 September 2026 - 04:59 WITA

Hadapi Kemarau Panjang, Pemda Buol Gelar Sholat Istisqa untuk Memohon Hujan

Thursday, 3 September 2026 - 13:03 WITA

Aliansi Negeri Seribu Megalith Dorong Cudy Kembali Memimpin Sulawesi Tengah

Thursday, 3 September 2026 - 02:42 WITA

Bupati Yusra Turunkan Tim Awasi SPBU, Urai Antrean dan Pastikan Distribusi BBM Lancar

Berita Terbaru