Ironi Buol: Menanam Pohon di Kota, Sementara Kerusakan Lingkungan akibat PETI Masih Jadi Persoalan

- Reporter

Saturday, 1 August 2026 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasekabar.com, OPINI – Pemerintah Kabupaten Buol baru-baru ini meluncurkan program Satu Kantor Satu Taman sebagai bagian dari upaya mewujudkan Buol yang lebih hijau, asri, dan produktif. Gagasan ini tentu patut diapresiasi. Menambah ruang hijau dan membangun budaya peduli lingkungan memang merupakan langkah yang baik.

Namun, di balik program tersebut, ada satu ironi yang sulit diabaikan.

Di satu sisi, pemerintah mengajak seluruh OPD untuk menanam pohon dan mempercantik lingkungan kantor. Di sisi lain, dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) masih terus menjadi perhatian masyarakat. Aktivitas yang diduga berdampak pada kerusakan lingkungan itu sudah menjadi pembahasan selama berbulan-bulan dan terus muncul dalam berbagai pemberitaan.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Buol juga membentuk Satgas Penertiban PETI. Langkah ini tentu layak diapresiasi. Hanya saja, muncul pertanyaan sederhana: mengapa satgas baru dibentuk sekarang, padahal isu PETI sudah lama menjadi perhatian masyarakat?

dan bahkan sampai dengan hari ini belum ada kejelasan dan hasil yang kongkrit mengenai pemberantasan tambang emas tanpa izin.

Di sinilah letak ironinya. Pemerintah sedang menggalakkan penghijauan di kawasan perkotaan, tetapi pada saat yang sama persoalan yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan masih terus menjadi sorotan. Padahal, menjaga lingkungan tidak hanya soal menanam pohon, tetapi juga soal mencegah kerusakan yang sedang atau berpotensi terjadi.

Tentu kita semua menghormati proses hukum. Dugaan PETI tetap harus dibuktikan melalui penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak boleh ada pihak yang dihakimi tanpa dasar hukum. Namun, masyarakat juga berharap setiap laporan dan informasi yang berkembang benar-benar ditindaklanjuti secara serius sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa persoalan ini dibiarkan berlarut-larut.

Program penghijauan dan penertiban PETI sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga lingkungan. Karena itu, keduanya semestinya berjalan seiring. Akan terasa janggal jika pemerintah begitu serius mengajak masyarakat menanam pohon, sementara persoalan yang diduga menyebabkan kerusakan lingkungan belum menunjukkan penyelesaian yang jelas.

Pada akhirnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak cukup diukur dari banyaknya taman yang dibangun atau pohon yang ditanam. Yang juga penting adalah bagaimana pemerintah memastikan lingkungan tetap terlindungi dari aktivitas yang merusaknya. Ketika kedua hal itu berjalan bersama, barulah upaya menjadikan Buol sebagai daerah yang hijau benar-benar memiliki makna.

……..

Oleh: Arman A. Hala (Sekretaris FORMULA BUOL)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hilirisasi Nikel Jangan Hanya Hitung Investasi, Safri Soroti Beban Lingkungan dan Sosial Daerah
Bupati dan Wakil Bupati Buol Pimpin Evaluasi MCSP 2026, Seluruh OPD Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Pemkab Buol Mulai Distribusikan 744 Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Jalan Santai, Harlah PKB di Buol Bikin Ribuan Orang Berebut Door Prize
Hasan Abdul Kadir Resmi Pimpin Gekrafs Sulteng, Langsung Lantik Pengurus DPC se-Kabupaten/Kota
Rehstaat H. Pelu Resmi Pimpin Gekrafs Donggala, Siap Perkuat UMKM dan Pariwisata di 16 Kecamatan
Gekrafs Lantik Serentak DPW Sulteng dan 9 DPC, Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif hingga Daerah
Proyek Jalan Batalipu Rp3,33 Miliar Disorot, Dugaan Pengabaian Standar K3 dan APD Jadi Perhatian

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 07:18 WITA

Hilirisasi Nikel Jangan Hanya Hitung Investasi, Safri Soroti Beban Lingkungan dan Sosial Daerah

Friday, 7 August 2026 - 10:52 WITA

Bupati dan Wakil Bupati Buol Pimpin Evaluasi MCSP 2026, Seluruh OPD Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Monday, 3 August 2026 - 02:48 WITA

Pemkab Buol Mulai Distribusikan 744 Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran

Sunday, 2 August 2026 - 03:46 WITA

Bukan Sekadar Jalan Santai, Harlah PKB di Buol Bikin Ribuan Orang Berebut Door Prize

Saturday, 1 August 2026 - 16:15 WITA

Ironi Buol: Menanam Pohon di Kota, Sementara Kerusakan Lingkungan akibat PETI Masih Jadi Persoalan

Berita Terbaru