KOTAMOBAGU – Pertarungan panas memecah Stadion Nunuk Matali, Sabtu (1/8/2026). Duel leg pertama semifinal mempertemukan Burako Alason FC melawan ZM FC Bolsel menyajikan drama saling kejar gol tanpa henti, berakhir seri 3-3 dan membuat peluang lolos ke babak final masih terbuka lebar bagi kedua tim.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit awal. Baru satu menit berjalan, Hobni Hontong langsung meledakkan tendangan pembuka bagi Burako Alason FC, unggul cepat 1-0. Namun, ZM FC Bolsel tak tinggal diam. Mereka menemukan ritme permainan dan menyamakan kedudukan lewat Ali Koroy di menit ke-31.
Drama memuncak menjelang istirahat. Di masa tambahan waktu babak pertama, Anto Tampilang membawa ZM berbalik unggul 2-1. Namun, belum sempat euforia lawan meredup, Vano Sumala membalas seketika di menit ke-45+6, mengubah skor menjadi imbang 2-2 saat turun minum.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Memasuki babak kedua, intensitas tak berkurang. Embuka Vincent kembali mengangkat ZM FC unggul 3-2 di menit ke-52. Kedua pelatih pun bereaksi dengan melakukan pergantian pemain demi memperkuat serangan: Burako Alason menurunkan Saiful Hippi, Rigel, Rifki, dan Riswandi Bahar; ZM FC merespons dengan memasukkan Robinson, Agus Esa, Faturrahman, dan Murdana.
Saat laga seolah akan milik ZM, Herdin Dalie muncul sebagai pahlawan tuan rumah di menit ke-90. Gol penyeimbang ini memecah kebuntuan dan mengunci skor akhir 3-3, disambut gemuruh ribuan suporter yang memadati stadion.
Laga dipimpin wasit Tommy Manggopa dengan Sisman Damopolii sebagai pengawas. Hasil ini menegaskan tiket final belum berpihak kepada siapa pun, menjadikan leg kedua sebagai “final sesungguhnya”.
Pelatih Burako Alason FC, Firman Usman, menyatakan timnya sudah memetakan kekuatan lawan. “Kami siapkan strategi khusus, bahkan akan menambah satu striker tambahan demi kemenangan mutlak di laga balik,” tegasnya.
Sementara itu, Manajer ZM FC, Zulkifli Mundok, tetap optimistis meski gagal menjaga keunggulan. Ia meyakini anak asuhnya bisa tampil lebih efektif di pertemuan selanjutnya.
Dengan tensi yang terbangun tinggi, leg kedua dipastikan akan kembali menjadi tontonan spektakuler bagi pecinta sepak bola se-Totabuan.






