Proyek Jalan Buol–Lakuan Rp16,8 Miliar Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Bermunculan, BPJN: Masih Dievaluasi

- Reporter

Wednesday, 1 July 2026 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, KaseKabar.com – Proyek preservasi Ruas Jalan Buol–Lakuan senilai Rp16,8 miliar yang bersumber dari APBN 2026 diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Sejumlah temuan lapangan memunculkan pertanyaan terkait mutu pekerjaan dan pengawasannya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ditemukan dugaan galian patching hanya berkedalaman 2–10 sentimeter, penggunaan excavator menggantikan asphalt cutter dan jackhammer, serta material Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas A yang diduga menggunakan sirtu berlumpur dan dicampur semen langsung di lokasi.

Wartawan juga menemukan dugaan pengaspalan tetap dilakukan saat hujan pada (2/6). Selain itu, pengaplikasian tack coat maupun prime coat disebut dilakukan secara manual menggunakan gayung atau kaleng bekas, sementara pemadatan aspal terlihat dilakukan sekitar empat lintasan roller.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Menanggapi temuan tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BPJN, Eko Prasetyo Galih, menegaskan seluruh item teknis masih dalam proses evaluasi sesuai mekanisme kontrak.

“Mengenai dimensi galian, metode pencampuran, pekerjaan saat hujan, pemadatan, tack coat, prime coat, penggunaan alat, material LPA, patching, overlay, kerataan jalan, mutu aspal maupun item teknis lainnya masih dalam proses evaluasi sesuai mekanisme kontrak. Oleh karena itu, belum dapat disimpulkan sebagai gagal mutu tanpa hasil pemeriksaan resmi,” jelasnya.

Eko menambahkan, apabila hasil pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian terhadap spesifikasi kontrak, BPJN berwenang memerintahkan perbaikan, pengujian ulang, pembongkaran pekerjaan yang tidak memenuhi syarat, hingga tindakan kontraktual lainnya sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga. Ia juga menegaskan seluruh tanggung jawab mutu pekerjaan selama proyek berlangsung masih berada pada penyedia jasa.

Hingga klarifikasi disampaikan, BPJN belum memberikan penjelasan mengenai efektivitas fungsi pengawasan selama pelaksanaan proyek. Sementara itu, proyek preservasi Jalan Buol–Lakuan masih terus berjalan dan menjadi perhatian publik terkait kualitas hasil pekerjaan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Buol Hadiri Sertijab Pimpinan PDAM Motanang, Tekankan Peningkatan Pelayanan Air Bersih
Pemkab Buol Optimistis Sukseskan POPDA XXIV Sulteng 2026, Targetkan Prestasi dan Pelayanan Terbaik
Kejurnas Grasstrack Region 5 Sukses Digelar di Buol, Kolaborasi Pemda dan Polres Dongkrak Sport Tourism Daerah
LBH Pogogul Justice Gelar Kongres Perdana, Bupati Buol Dorong Kolaborasi Bantuan Hukum
LMND Kab. Gorontalo Kecam Dugaan Tindakan Represif Terhadap Ketua HMI Cabang Limboto Saat Penyampaian Aspirasi
Asrama Bukan Properti: Kartu Merah Perlawanan untuk Arogansi Birokrasi Buol
Pemkab Buol Serahkan LHP Dana Banpol 2025 kepada 9 Partai Politik, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas
Jelang POPDA Sulteng 2026, Bupati Buol Minta Panitia Beri Pelayanan Terbaik untuk Seluruh Kontingen

Berita Terkait

Thursday, 9 July 2026 - 17:31 WITA

Sekda Buol Hadiri Sertijab Pimpinan PDAM Motanang, Tekankan Peningkatan Pelayanan Air Bersih

Tuesday, 7 July 2026 - 07:26 WITA

Pemkab Buol Optimistis Sukseskan POPDA XXIV Sulteng 2026, Targetkan Prestasi dan Pelayanan Terbaik

Monday, 6 July 2026 - 16:26 WITA

Kejurnas Grasstrack Region 5 Sukses Digelar di Buol, Kolaborasi Pemda dan Polres Dongkrak Sport Tourism Daerah

Wednesday, 1 July 2026 - 15:55 WITA

Proyek Jalan Buol–Lakuan Rp16,8 Miliar Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Bermunculan, BPJN: Masih Dievaluasi

Friday, 26 June 2026 - 08:48 WITA

LBH Pogogul Justice Gelar Kongres Perdana, Bupati Buol Dorong Kolaborasi Bantuan Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Waw,,! Comeback Burako Alason Tundukan Mutiara Hitam Lobong 2 – 1

Friday, 10 Jul 2026 - 12:31 WITA