Bolmong – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin di kawasan Gunung Bakan, Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolaang Mongondow, kian liar dan meresahkan. Puluhan ekskavator kini bekerja masif sepanjang waktu, merusak lereng gunung tanpa rasa takut.
Dulu sembunyi‑sembunyi, kini operasi berjalan terang‑benderang hampir 24 jam. Wajah alam berubah drastis penuh lubang galian; warga menduga lambatnya penindakan justru memberi peluang pelaku makin berani.
“Sudah melapor berkali‑kali, mesin tetap menderu siang malam. Kami minta aparat segera bertindak,” ungkap warga.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Kerusakan mulai terasa nyata: air sungai keruh tertutup endapan lumpur. Ancaman terbesar mengintai sumber air panas alami—tulang punggung ekonomi warga. “Bila mata air rusak atau tersumbat, nasib kami bagaimana? Kami butuh bukti nyata, bukan janji,” keluh pengelola wisata.
Warga menuntut tim gabungan Polres, Dinas ESDM dan Lingkungan Hidup segera turun: sita alat berat, telusuri dalang utamanya.
Sampai kini belum ada tanggapan resmi. Masyarakat mendesak tindakan sebelum kerusakan Gunung Bakan tak sanggup diperbaiki lagi.






