Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) di bawah Bupati Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta kembali menunaikan janji kampanye dengan menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM. Usai upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026, Pemkab Bolmong secara simbolis membagikan bantuan melalui Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).
Program ini bagian dari visi misi Yusra–Dony untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendukung usaha kecil.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolmong, Abdurivai Mokoagow, mengatakan anggaran program tahun 2026 sebesar Rp4,7 miliar dan ditargetkan menjangkau 1.911 penerima. Bantuan ditujukan bagi pelaku usaha kecil yang menjalankan usaha secara mandiri dan memenuhi persyaratan.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Calon penerima bisa mendaftar lewat pemerintah desa, kecamatan, atau langsung ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Setelah itu tim verifikasi akan turun ke lapangan untuk mengecek kelayakan usaha dan kelengkapan data. Hanya yang memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan layak yang akan menerima dana.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui transfer ke rekening masing‑masing penerima untuk memastikan transparansi. Dana wajib dipakai untuk kebutuhan usaha, seperti pembelian barang atau bahan produksi.
Abdurivai menambahkan jumlah penerima berpotensi bertambah. Pemkab berencana mengusulkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan 2026 untuk menambah sekitar 1.000 penerima, sehingga total diproyeksikan mencapai 2.911 orang.
Selain penyaluran modal, Bupati Yusra dan Wakil Bupati Dony meresmikan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bolaang Mongondow.
BLK diharapkan dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, membuka peluang kerja baru, dan menekan pengangguran.
Pemerintah daerah menyatakan program bantuan modal dan pembangunan BLK bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merealisasikan janji kampanye Yusra–Dony.






