Peristiwa penikaman yang menewaskan dua orang terjadi di Desa Molobog Barat, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pada Kamis (11/06/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Insiden berlangsung di tengah acara pesta malam yang dihadiri warga setempat.
Dua korban, berinisial R.A. (22) dan R.M. (31), mengalami luka tusuk akibat senjata tajam dan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
Menurut keterangan sementara dan beberapa saksi, insiden berawal dari cekcok yang melibatkan terduga pelaku berinisial P.M. (24), yang kemudian berubah menjadi perkelahian dengan sejumlah orang.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Seorang saksi, R.M. (23), menceritakan bahwa ia melihat P.M. berkelahi dengan seorang pria. Saat saksi mencoba melerai dengan memegang pelaku, ia melihat pelaku membawa senjata tajam. Pada upaya melerai tersebut bagian lengan atas kiri saksi sempat terkena sabetan senjata sebelum pelaku kabur dari lokasi.
Saksi lain, D.S. (18), juga menyatakan melihat pertikaian yang melibatkan beberapa orang sehingga suasana menjadi ricuh dan pengunjung panik. Diduga pelaku mengayunkan senjata tajam saat keributan, sehingga beberapa orang mengalami luka dan dua di antaranya mengalami luka tusuk serius.
Korban R.A. tiba di Puskesmas Nuangan dengan luka tusuk pada bagian dada kiri. Pemeriksaan dokter piket menunjukkan satu luka tusuk sedalam sekitar 2 cm dan lebar 0,5 cm yang mencapai dasar otot. Sementara R.M. sempat mendapat penanganan medis sebelum dirujuk ke RS Pratama Bolaang Mongondow Timur.
Kedua korban akhirnya dinyatakan meninggal: R.A. di Puskesmas Nuangan dan R.M. saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Penyelidikan awal mengungkap bahwa pelaku dan beberapa rekan datang dari wilayah Kecamatan Nuangan. Sebelum terjadinya perkelahian, diduga pelaku sempat mengonsumsi minuman keras di dekat lokasi acara.
Menindaklanjuti kejadian, personel Polsek Nuangan dan Satuan Reserse Kriminal Polres Bolaang Mongondow Timur, dipimpin Wakapolres Kompol Verry A. Liwutang, S.H., M.A.P., segera ke lokasi untuk olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memintai keterangan saksi, dan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
Kapolres Boltim, AKBP Golfried H. Pakpahan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan kasus ditangani secara profesional. Ia menegaskan tim gabungan terus bekerja mengumpulkan bukti dan mengusut tuntas peristiwa ini, serta mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mempercayakan proses kepada kepolisian.
Kapolres juga mengingatkan warga untuk menghindari konsumsi minuman keras dan tidak membawa senjata tajam tanpa kepentingan resmi, karena berisiko memicu tindakan kriminal yang berakibat fatal.
Pasca-insiden, kondisi keamanan di Desa Molobog Barat dan sekitarnya dilaporkan kondusif. Penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap keseluruhan rangkaian peristiwa.






