MANADO — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terus mempercepat langkah realisasi fasilitas pendidikan di daerahnya. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan audiensi persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Bolmong Tahap III yang dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si.
Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Utara, Senin (4/5/2026).
Turut hadir dalam kegiatan audiensi tersebut jajaran pemangku kepentingan terkait, di antaranya: Kries Kuswara, S.St. (Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Utara di Manado); Dra. Meerada Sariati Ariani, M.Si. (Kepala Balai Sentra Tumoutou Kementerian Sosial Manado); Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolaang Mongondow.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Audiensi ini difokuskan pada pemantapan koordinasi lintas sektoral guna memastikan kelancaran pembangunan tahap ketiga dari proyek Sekolah Rakyat. Terdapat tiga poin utama yang menjadi hasil kesepakatan dan garis besar pembahasan dalam pertemuan ini:
1. Telah Memenuhi Kriteria Kesiapan (Readiness Criteria)
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat Bolmong Tahap III dinyatakan telah sepenuhnya memenuhi readiness criteria. Hal ini didasarkan pada dan dikuatkan oleh Surat dari Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Jakarta Nomor: 1397/1/PR.04/4/2026 yang diterbitkan pada tanggal 16 April 2026.
2. Persetujuan Percepatan dan Jadwal Pembangunan
Seluruh pihak telah menyetujui percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Bolmong Tahap III. Eksekusi pembangunan fisik dijadwalkan akan dimulai pada Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Sekolah ini nantinya dirancang untuk mengakomodasi kapasitas hingga 300 anak yang mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah (SD, SMP, dan SLTA).
3. Pelaksanaan Survei Lanjutan dan Paralel Dokumen
Sebagai tindak lanjut jangka pendek, tim gabungan akan segera melaksanakan survei lanjutan dalam waktu dekat. Survei ini bertujuan untuk memastikan kepastian dan kesiapan akses infrastruktur dasar, khususnya ketersediaan air bersih dan jaringan listrik di lokasi pembangunan. Selain itu, pengurusan serta penyelesaian berbagai dokumen pendukung akan dilaksanakan secara paralel beriringan dengan jalannya proses pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap sinergi yang terbangun antara Pemerintah Daerah, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Sosial ini dapat berjalan lancar sehingga target penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat di akhir tahun 2026 dapat tercapai guna memberikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi anak-anak di Bolaang Mongondow.






