Bolmong – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pangkalan elpiji 3 Kg yang sempat viral di medsos. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), gerak cepat turun kelapangan melakukan monitoring dan evaluasi melalui Dinas Perdagangan dan ESDM bersama Camat Poigar, bertempat di Desa Poigar III, Kecamatan Poigar, Minggu (8/03/2026).
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya pengalihan kepemilikan pangkalan LPG dari Rosali Mamonto kepada Nikmawati Baluntu. Namun, perubahan tersebut belum diikuti dengan pembaruan data resmi pada papan informasi pangkalan sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Selain itu, tim juga mendapati papan nama pangkalan sudah tidak lagi terpasang di lokasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, papan pangkalan beserta tabung gas direncanakan akan dipindahkan ke tempat lain.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Pada saat kejadian, tercatat pasokan LPG yang masuk ke pangkalan tersebut sebanyak 60 tabung. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 tabung direncanakan untuk disedekahkan, sementara 20 tabung lainnya akan dijual kepada masyarakat. Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim monitoring, stok LPG di pangkalan sudah dalam kondisi kosong.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Perdagangan dan ESDM telah membuat berita acara pemeriksaan serta memberikan surat teguran kepada pengelola pangkalan.
Pihak pangkalan juga diminta segera melakukan klarifikasi dan penyesuaian data kepada agen, termasuk memperbarui data kepemilikan pada papan pangkalan. Selain itu, penyaluran LPG 3 kilogram diwajibkan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi agar penyalurannya berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.






