Optimalisasi Pelayanan Dana Kapitasi BPJS Kesehatan, Pemkab Boltim Teken MoU Bersama BSG

- Reporter

Monday, 9 March 2026 - 07:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltim – Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) Dana Kapitasi Kesehatan bersama dengan Bank SulutGo (BSG), Senin (9/3/2026).

Menurut Iksan Pangalima, perpanjangan kerjasama ini dilakukan guna menyatukan sistem pembayaran satu pintu, dalam meningkatkan efisiensi transaksi kesehatan masyarakat.

Dana kapitasi merupakan anggaran berbasis kapitasi yang dibayarkan BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan milik Pemda seperti Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainya. metode pembayaran dimuka (Pre-Payment) yang diberikan BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan. 

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Mekanisme pembayaran melalui Bank tersebut melibatkan transfer dana dari BPJS Kesehatan ke fasilitas kesehatan. Sistem ini memungkinkan pemerintah daerah membayar lebih dulu untuk layanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, serupa dengan skema BPJS yang memberikan uang tunai di awal kemudian ditanggung masyarakat saat berobat.

“Sistem dana kapitasi ini misalnya uangnya sudah diberikan kemudian ada masyarakat berobat ke dokter, maka secara otomatis terupload atau terkoneksi langsung ke Pemda melalui bagian keuangan, nantinya pembayaran langsung ke Bank Sulutgo,”jelas Pangalima.

Semula sistem pembayarannya menggunakan BRI, namun prosesnya sangat lambat. Sehingga Pemda memutuskan beralih ke Bank SulutGo karena beberapa pertimbangan strategis, selain itu, Pemda Boltim memiliki penyertaan modal Di BSG. Sehingga dengan penggunaan layanan perbankan dapat memberikan timbal balik bagi daerah.

“Pemda Boltim memiliki saham di BSG dan itu akan ada timbal balik bagi daerah,  jika ke bank lain tidak ada dampak balik bagi daerah,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Cabang Bank SulutGo Tutuyan Faisal Ambarak, menambahkan penjelasan secara teknis terkait mekanisme kapitasi kesehatan, Menurutnya Untuk dana tersebut sistem pembayaran dimuka oleh BPJS Kesehatan kepada Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, dana tersebut tidak melalui BSG karena tidak berhubungan langsung dengan pihak Pemda karena dananya bersumber langsung dari BPJS. Namun kini sistemnya telah berubah, dimana ada 8 Puskesmas dan 1 rumah sakit diwilayah Boltim harus membuka rekening kapitasi di BSG. Sehingga total 9 fasilitas kesehatan langsung terintegrasi dengan sistem perbankan daerah.

Perubahan ini pun membawa dampak positif bagi operasional fasilitas kesehatan. Sebelumnya, para pengelola Puskesmas dan rumah sakit  harus melakukan perjalanan ke Kotamobagu-Ibukota Kabupaten hanya untuk mencetak rekening koran, cek saldo, atau cek mutasi. Proses ini memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

“Dengan adanya Kantor cabang BSG yang lebih dekat maka seluruh proses administrasi perbankan dapat diselesaikan dengan lebih efisien, termasuk pengurusan dana kapitasi kesehatan. Pelayanan perbankan dengan lokasi fasilitas kesehatan dapat mengurangi beban operasional dan mempercepat akses informasi keuangan,”tambah Ambarak.

Kebijakan Pemda merupakan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan kesehatan. Integrasi sistem pembayaran kapitasi dengan Bank SulutGo dapat memperkuat posisi keuangan daerah melalui investasi di bank milik pemerintah.

Dengan sistem yang lebih efisien, pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boltim semakin optimal. Melalui dana kapitasi kesehatan dapat memastikan ketersediaan obat-obatan, peralatan medis, dan insentif tenaga medis dapat berjalan dengan baik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Juni, Rahman Salehe Tunaikan Umroh, 44 Imam Mesjid Turut Diberangkatkan
Perayaan Jumat Agung dan Paskah, Rahman Salehe : Jaga Kerukunan dan Toleransi
Momentum Jumat Agung dan Paskah, Ketua DPC PKB Uwan Lahati Tekankan Semangat Kebersamaan dan Persatuan
Gelar Reses, Rahman Salehe Serap Aspirasi Masyarakat
Politisi Rahman Salehe Soroti Proses Perekrutan Tenaga Kerja Lokal PT ASA Menyulitkan Warga Lingkar tambang
PETI Gunung Salak Desa Tobongon Terus Beroperasi, Warga Khawatir Potensi Longsor Ancam Pemukiman dan Perkebunan
Berkah Ramadhan, Rahman Salehe Berbagi Takjil
Penambang Lokal “Teriak”, Astam Agow Minta Pemerintah Hadirkan Solusi

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 14:09 WITA

Juni, Rahman Salehe Tunaikan Umroh, 44 Imam Mesjid Turut Diberangkatkan

Saturday, 4 April 2026 - 03:47 WITA

Perayaan Jumat Agung dan Paskah, Rahman Salehe : Jaga Kerukunan dan Toleransi

Friday, 3 April 2026 - 22:42 WITA

Momentum Jumat Agung dan Paskah, Ketua DPC PKB Uwan Lahati Tekankan Semangat Kebersamaan dan Persatuan

Wednesday, 1 April 2026 - 11:47 WITA

Gelar Reses, Rahman Salehe Serap Aspirasi Masyarakat

Tuesday, 31 March 2026 - 05:53 WITA

Politisi Rahman Salehe Soroti Proses Perekrutan Tenaga Kerja Lokal PT ASA Menyulitkan Warga Lingkar tambang

Berita Terbaru