Buol, Kasekabar.com — Organisasi masyarakat sipil menggelar diskusi tentang penguatan tata kelola sumber daya alam berbasis keadilan ekologis di Kabupaten Buol, Jumat (13/3).
Kegiatan yang berlangsung di Distoria Cafe itu diselenggarakan LPMS–KSDA bersama WALHI Sulawesi Tengah.
Direktur LPMS–KSDA Arpan S. Panamban mengatakan pengelolaan sumber daya alam harus berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
“FGD ini kami selenggarakan sebagai ruang bersama untuk menegaskan bahwa tata kelola sumber daya alam di Buol harus bergerak menuju keadilan ekologis,” ujarnya.
Direktur Eksekutif WALHI Sulawesi Tengah Wiwi Matindas menilai pembangunan daerah harus memperhatikan daya dukung lingkungan.
Forum ini juga menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan sektor pertanian, perikanan, kehutanan, dan energi untuk membahas arah kebijakan pengelolaan sumber daya alam di Buol.






