Buol, Kasekabar.com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Bugu, melintasi Desa Baturata, Kecamatan Paleleh, kembali menuai kecaman masyarakat, Rabu (4/3).
Warga menilai PETI di wilayah Bugu bukan persoalan baru karena berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas dari aparat berwenang.
Puluhan alat berat disebut bebas keluar-masuk kawasan hutan Kabupaten Pohuwato, kondisi yang dinilai mustahil tanpa pembiaran sistematis aparat dan pemerintah.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Distribusi BBM rutin, mobilisasi pekerja, serta lalu lintas kendaraan berat harian memperlihatkan PETI berlangsung terbuka dan masif, bukan aktivitas sembunyi-sembunyi.
Aktivis lingkungan Wahyu menilai situasi ini sebagai kegagalan negara melindungi ruang hidup masyarakat dan menjalankan fungsi pengawasan.
“Kalau alat berat lewat siang malam dan BBM masuk rutin, mustahil aparat tidak tahu. Ini bukan kelalaian, tapi pembiaran,” ujar Wahyu.(***)
Penulis : Arisaputra
Editor : Rudianto







