Kasekabar.com, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol kembali memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, memimpin langsung Tim Safari Ramadhan tingkat kabupaten yang dipusatkan di Masjid An Nur, Desa Lokodoka, Kecamatan Gadung, pada Jumat malam (27/2/2026), bertepatan dengan malam ke-10 Ramadhan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan pemerintah daerah yang tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung dan penyerapan aspirasi masyarakat di tingkat desa.
Safari Ramadhan Jadi Ruang Dialog Pemerintah dan Warga
Wakil Bupati hadir didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Buol Ny. Zakiah Mahmud, S.Pd., M.Si., serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Kepala Bappeda Litbang, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Disporapar, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Nakertrans, dan Kepala Dinas Peternakan.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang dialog dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Pembangunan daerah harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Melalui perencanaan yang matang di Bappeda Litbang, kami berkomitmen memastikan setiap program pemerintah benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga,” ujar Dr. Nasir.
Sosialisasi Layanan Darurat 112
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan sosialisasi layanan Panggilan Darurat 112 kepada masyarakat Desa Lokodoka. Layanan bebas pulsa ini disiapkan pemerintah daerah sebagai sistem respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat.
Layanan 112 dapat diakses masyarakat untuk pelaporan kejadian seperti bencana alam, kebakaran, kecelakaan, hingga kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tanpa dikenakan biaya panggilan.
Penyesuaian Fiskal dan Prioritas Sosial
Menanggapi dinamika ekonomi daerah, Wakil Bupati secara terbuka menjelaskan adanya kebijakan penyesuaian fiskal dan efisiensi anggaran. Meski terdapat pengurangan pada beberapa sektor infrastruktur, pemerintah daerah memastikan program penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial tetap menjadi prioritas.
“Silaturahmi adalah modal sosial terbesar kita. Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun sosial ke depan,” katanya.
Tausiyah dan Doa Bersama
Rangkaian Safari Ramadhan dilanjutkan dengan tausiyah oleh H. Abd. Yasin, S.Hi., M.H., yang mengulas syariat puasa serta pentingnya penyempurnaan ibadah Ramadhan melalui zakat fitrah. Ia mengingatkan jamaah untuk menunaikan zakat fitrah sebesar 2,5 kilogram beras atau nilai uang yang setara sesuai ketentuan daerah sebelum Idulfitri.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat, memohon keberkahan serta kemajuan bagi Kabupaten Buol agar senantiasa menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun wa Rabun Ghafuur.







