Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menggelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan penekanan kuat pada kualitas perencanaan yang terarah dan berbasis data.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, menegaskan bahwa penyusunan RKPD tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin tahunan semata.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh ketepatan dan kematangan proses perencanaan sejak awal.
“Ini bukan sekadar forum formalitas.
Jika perencanaan tidak matang, maka hasilnya juga tidak akan maksimal. Karena itu, sinkronisasi antara data dan aspirasi masyarakat menjadi kunci,” tegas Dony.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolmong Abdullah Mokoginta, Dandim 1303/Bolmong Manashe Lomo, Kepala Bappeda Bolmong Mutu B. Mokoginta, perwakilan Kapolres Bolmong Lido R. Antoro, Kabag Log I Made Warda, serta pimpinan instansi vertikal, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, dan camat se-Bolaang Mongondow. Sejumlah peserta lainnya mengikuti secara virtual dan turut menyampaikan masukan.

Dalam laporan awal, Kepala Bappeda menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan tahapan penting untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD 2027. Dokumen tersebut masih bersifat terbuka dan membutuhkan masukan, kritik, serta saran konstruktif sebelum masuk ke tahapan forum perangkat daerah hingga penyusunan rancangan akhir.
Wabup Dony mengingatkan bahwa pada beberapa tahapan musrenbang sebelumnya, partisipasi belum sepenuhnya optimal dan belum semua persoalan daerah terpetakan secara komprehensif. Karena itu, ia meminta seluruh peserta benar-benar aktif menyampaikan kebutuhan riil di lapangan disertai data yang konkret.
Menurutnya, forum ini adalah ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan, program pembangunan tidak boleh hanya berbasis asumsi, melainkan harus ditopang data akurat dan kebutuhan nyata.
Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian dalam RKPD 2027 di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat, strategi konkret penurunan stunting, serta penajaman program prioritas dan kebijakan strategis daerah.
“Suara masyarakat harus benar-benar tersambung dengan kebijakan pemerintah. Jangan sampai ada jurang antara kebutuhan riil dan program yang direncanakan,” tandasnya.

Forum konsultasi publik ini menjadi bagian dari rangkaian panjang proses perencanaan, mulai dari rancangan awal, forum perangkat daerah, musrenbang kabupaten, hingga penetapan dokumen final RKPD 2027.
Dengan penegasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow di bawah kepemimpinan Dony Lumenta menunjukkan komitmen untuk memastikan pembangunan tahun 2027 berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.







