Bolmong – Kamis (05/02/2026), Bertempat di Sutan Raja Hotel Kotamobagu, Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, secara resmi membuka Higth Level Meeting dan Capacity Building, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Kegiatan ini bagian dari upaya Pemerintah dalam menekan inflasi menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
HLM ini diinisiatif langsung oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Dalam arahanya, Wabup Dony Lumenta menekankan pentingnya mengambil langkah strategis dan inovatif serta sinergis, responsif, dan tepat sasaran dalam menyikapi dinamika inflasi Daerah.
“Melalui High Level Meeting dan Capacity Building TPID ini, kita ingin mendapatkan gambaran terkait perkembangan harga komoditas bahan pangan pokok dan strategis di daerah, sekaligus upaya yang telah dan akan dilakukan oleh TPID,” ujar Dony Lumenta.
Pemerintah daerah berharap TPID bersama instansi terkait dapat terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan bahan pokok, serta melaksanakan upaya stabilisasi harga melalui operasi pasar dengan melibatkan pedagang, petani, dan peternak.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lahan produktif, sebagai salah satu upaya jangka menengah dalam menekan laju inflasi.
Lebih lanjut, Wabup menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antarinstansi, serta imbauan kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak, sehingga ekspektasi inflasi masyarakat dan pelaku usaha dapat terkendali.
Pemerintah daerah juga meminta TPID untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap dampak kebijakan penyesuaian tarif jasa layanan yang berada dalam kewenangan daerah, agar tidak mendorong terjadinya peningkatan inflasi.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap sinergi antar pemangku kepentingan semakin kuat dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow, dalam menghadapi Ramadan 2026,” tutupnya.







