Buol, Kasekabar.com – Pemerintah Kabupaten Buol secara resmi meluncurkan Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 sebagai upaya meningkatkan kecepatan dan kualitas pelayanan penanganan kondisi darurat. Peluncuran tersebut digelar pada Senin, 23 Februari 2026, dan dipimpin langsung oleh Risharyudi Triwibowo, Bupati Buol.
Kegiatan launching ini dihadiri perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, pimpinan PT Trada Telekom Indonesia, Wakil Bupati Buol, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah daerah pemilihan Buol–Tolitoli, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Buol, Forkopimda, serta jajaran OPD, tokoh agama, camat, kepala desa, hingga unsur perbankan dan tim operator layanan 112.
Dalam sambutannya, Bupati Buol menegaskan bahwa peluncuran layanan 112 bukan sekadar menghadirkan nomor telepon darurat, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk hadir lebih cepat, tanggap, dan terintegrasi dalam melayani masyarakat.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
“Hari ini bukan sekadar meluncurkan sebuah nomor telepon. Hari ini adalah deklarasi komitmen Pemerintah Kabupaten Buol untuk hadir lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih terintegrasi dalam melayani masyarakat,” ujar Bupati Buol.
Ia menjelaskan, di era digital saat ini kecepatan informasi sangat menentukan keselamatan. Dalam kondisi darurat, keterlambatan respon dapat berdampak serius terhadap keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.
Melalui layanan 112, masyarakat Kabupaten Buol cukup mengingat satu nomor darurat yang aktif selama 24 jam, bebas pulsa, dan terhubung langsung dengan seluruh perangkat penanganan darurat daerah. Layanan ini mengintegrasikan call center dengan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, Kepolisian, TNI, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya dalam satu sistem respon cepat berbasis teknologi.
Bupati Buol menyebut, kehadiran layanan 112 merupakan wujud pemerintahan modern yang responsif, sigap, dan berorientasi pada pelayanan publik. Program ini juga selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Buol sebagai daerah yang agamis, agropolitan yang maju, serta berkelanjutan.
“Buol Hebat bukan sekadar slogan. Buol Hebat adalah keberanian untuk berinovasi, kesiapan untuk berubah, dan komitmen untuk melindungi setiap warga,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Buol menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Buol atas kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, serta kepada PT Trada Telekom Indonesia atas dukungan teknologi yang terintegrasi. Ia juga menekankan bahwa peluncuran ini merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk memastikan layanan berjalan profesional, disiplin, dan humanis.
Menutup sambutannya, Bupati Buol mengajak masyarakat menggunakan layanan 112 secara bijak dan bertanggung jawab, hanya untuk kondisi darurat yang sesungguhnya.
“Setiap panggilan yang masuk adalah amanah dan bisa menentukan keselamatan orang lain,” ujarnya.
Dengan demikian, Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 Kabupaten Buol dinyatakan resmi beroperasi dan siap melayani masyarakat selama 24 jam penuh.







