Buol, Kasekabar.com – Pemerintah Kabupaten Buol memperkuat komitmen percepatan transformasi digital melalui penguatan infrastruktur telekomunikasi dan tata kelola Pemerintahan Digital (Pemdi), Selasa (3/2).
Komitmen tersebut ditindaklanjuti melalui audiensi Pemkab Buol dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) di Jakarta, dipimpin Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto.
Dalam pertemuan itu, Pemkab Buol mendorong percepatan aktivasi layanan darurat nasional 112 serta penambahan BTS swasta di wilayah blank spot jaringan.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Sejumlah titik prioritas yang diusulkan berada di ruas Jalan Trans Sulawesi, meliputi Desa Lilito, Kokobuka, Modo, dan Lamakan, yang masih mengalami keterbatasan akses telekomunikasi.
Pemkab Buol juga memaparkan kondisi cakupan jaringan terkini serta tindak lanjut usulan pembangunan BTS melalui Aplikasi SIGNAL untuk sinkronisasi program pusat dan daerah.
Selain itu, Diskominfo Buol mengoordinasikan migrasi server ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) guna mendukung layanan digital, termasuk peluncuran Call Center 112 pada 28 Februari 2026.







