Kotamobagu – Wakil Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Sulawesi Utara, Resmol Maikel, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu dalam membersihkan knalpot brong jelang Bulan Suci Ramadhan.
Resmol menilai langkah Satlantas Kotamobagu dalam memburu knalpot brong sebagai inisiatif tepat untuk menciptakan ketenangan masyarakat saat beribadah.
Ia menekankan bahwa penertiban ini selaras dengan target Polres Kotamobagu menjadikan wilayahnya zona zero knalpot brong, mengingat suara bising sering mengganggu sholat dan ketertiban umum.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
“Kami GMPK sangat mengapresiasi komitmen Satlantas ini demi Ramadhan yang aman dan nyaman bagi semua,” ujar Resmol saat dihubungi media, Rabu (04/02/2026).
Konteks Operasi SatlantasOperasi Keselamatan Samrat 2026 yang digelar Satlantas Polres Kotamobagu sejak 2 Februari telah menjaring puluhan kendaraan pelanggar, termasuk pengguna knalpot brong yang langsung digergaji dan diganti knalpot standar.
Kasat Lantas AKP Luster Simanjuntak menyatakan operasi ini instruksi Wakapolda Sulut untuk menekan kecelakaan dan gangguan, terutama saat puasa.
Pantauan lapangan menunjukkan penindakan tegas berlangsung intensif selama 14 hari ke depan.
Resmol mengajak masyarakat Kotamobagu, khususnya pemuda, menghentikan penggunaan knalpot brong demi Bolaang Mongondow yang tertib.
Satlantas juga berharap nol kecelakaan dan keributan akibat knalpot bising, seperti kasus tarkam di Dumoga sebelumnya.
Dukungan GMPK ini diharapkan memperkuat sinergi polisi-masyarakat menjelang Ramadhan 2026.







