Buol, Kasekabar.com — Polres Buol merilis peringatan kepada masyarakat terkait maraknya modus penipuan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Minggu (11/1).
Peringatan tersebut disampaikan melalui poster resmi yang menjelaskan penggunaan video deepfake dan voice cloning oleh pelaku penipuan untuk mengelabui korban.
Dalam poster itu dijelaskan, penipu memanfaatkan aplikasi pengubah wajah secara real time saat panggilan video, menampilkan wajah anak, orang tua, atau atasan kerja.
KONTEN IKLAN

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
Selain itu, pelaku juga menggunakan voice cloning dengan mengambil potongan suara kerabat dari media sosial, lalu menelpon korban menggunakan suara yang hampir identik.

Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr. Opsla mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada permintaan bantuan digital yang belum diverifikasi.
“Waspadai manipulasi digital (AI) yang mampu menduplikat wajah dan suara asli orang terdekat anda, jangan mudah terperdaya oleh vidio permintaan bantuan yang belum terverifikasi,” jelas Irwan.
Polres Buol mengimbau masyarakat selalu melakukan konfirmasi langsung dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan berbasis teknologi.






