Bupati Bolmong Geram, Sangsi Tegas Menanti Bagi Pangkalan Gas Elpiji Nakal

- Reporter

Saturday, 20 December 2025 - 10:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, mengeluarkan himbauan keras bagi semua pangkalan gas elpiji untuk tidak menjual gas bersubsidi 3 kilogram dengan harga tidak wajar demi meraut keuntungan pribadi dan merugikan masyarakat luas.

Dari peringatan tersebut Pemkab Bolmong menekankan agar seluruh pangkalan tidak boleh menjual gas elpiji selain kepada penerima subsidi. Juga tidak menjual kepada pengencer, melainkan kepada konsumen secara langsung.

Bagi pangkalan yang tidak mengindahkan himbauan tersebut, Pemkab Bolmong akan melakukan tindakan tegas dengan memberikan sangsi berat berupa pencabutan izin usaha.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Banyak keluhan warga menjelang Natal dan Tahun Baru akibat kelangkaan gas elpiji, adapula pangkalan yang kosong, karena tidak adanya pasokan berhari – hari.

Tak hanya itu, dibeberapa pangkalan ketika pasokan gas masuk, desertai antrian panjang warga gas elpigi langsung ludes seketika, ada yang dapat ada juga yang pulang membawa gas kosong karena tidak kebagian.

“Tidak ada toleransi bagi pangkalan yang memanfaatkan situasi. Elpiji 3 kilogram itu subsidi untuk rakyat kecil, bukan alat mencari keuntungan liar. Kalau berani jual di atas HET, izinnya saya cabut,” tegas Bupati Yusra.

Yusra memastikan pemerintah daerah bersama OPD terkait meningkatkan pengawasan, mulai dari jalur distribusi hingga harga.

Ia mengingatkan, masyarakat kecil harus dilindungi, apalagi di momen perayaan keagamaan.

Kelangkaan ini membuat warga, khususnya umat Kristiani yang sedang menyiapkan Natal, kesulitan memasak dan memenuhi kebutuhan dapur. Bupati meminta masyarakat tidak diam jika melihat ada permainan harga atau penimbunan.

“Laporkan segera. Kita akan tindak cepat. Pengawasan ini tidak bisa hanya satu arah—peran warga sangat menentukan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong, Seriyanto, memastikan pihaknya sudah turun ke lapangan memantau langsung ketersediaan elpiji di Kecamatan Dumoga Barat dan Dumoga Tengah.

Ia menegaskan sejauh ini tidak ada pangkalan yang berani menjual ke pengecer, dan harga masih mengikuti HET Rp18–20 ribu.

“Gas belum masuk karena masih perjalanan distribusi. Warga yang antre mengaku harga tetap sesuai HET,” ujarnya.

Pemkab Bolmong memastikan tidak ada ruang bagi spekulan, dan distribusi elpiji bersubsidi harus kembali normal tanpa merugikan rakyat

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Sektor Pertanian, Yusra – Dony Uji Coba Alsintan Modern
Perkuat Observasi Maritim, Pemkab Bolmong Gandeng BMKG
Monitoring KDKMP, Dandim 1303/BM Dampingi Itjen TNI
Semarak HUT Bolmong Ke 72, Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi Fokus Utama Pemerintahan Yusra – Dony
Semarak Perayaan Ketupat di Desa Ikhwan, Wabup Dony Lumenta Membuka Perlombaan Karapan Sapi
Peringati HUT Bolmong ke 72 dan Apel Kerja Perdana Pasca Idul Fitri, ini Pesan Bupati Yusra Alhabsyi?
Gercep”, Pemkab Bolmong Bersihkan Tumpukan Sampah di Belakang RS Datoe Binangkang dan Pasar Ibolian
HUT 72 Tahun Bolmong Ditangan Sang Maestro Baru, Yusra Alhabsyi

Berita Terkait

Thursday, 9 April 2026 - 14:48 WITA

Perkuat Sektor Pertanian, Yusra – Dony Uji Coba Alsintan Modern

Tuesday, 7 April 2026 - 08:57 WITA

Perkuat Observasi Maritim, Pemkab Bolmong Gandeng BMKG

Friday, 3 April 2026 - 03:17 WITA

Monitoring KDKMP, Dandim 1303/BM Dampingi Itjen TNI

Tuesday, 31 March 2026 - 04:26 WITA

Semarak HUT Bolmong Ke 72, Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi Fokus Utama Pemerintahan Yusra – Dony

Saturday, 28 March 2026 - 15:32 WITA

Semarak Perayaan Ketupat di Desa Ikhwan, Wabup Dony Lumenta Membuka Perlombaan Karapan Sapi

Berita Terbaru