Pemuda Buol, Agung Trianto : Sejarah Kabupaten Buol Bukan Hadiah dari PT HIP

- Reporter

Sunday, 28 September 2025 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, KaseKabar.com – Polemik seputar klaim bahwa Kabupaten Buol tidak akan terbentuk tanpa kehadiran perusahaan perkebunan sawit PT. Hardaya Inti Plantations (HIP) memantik reaksi keras dari kalangan pemuda. Salah satunya datang dari Agung Trianto, tokoh pemuda Buol, yang menilai pernyataan tersebut sebagai pandangan keliru dan menyesatkan sejarah.

Sejarah Pemekaran Buol dari Perjuangan Rakyat

Menurut Agung, pemekaran Kabupaten Buol pada akhir 1990-an lahir dari aspirasi masyarakat, gerakan mahasiswa, tokoh lokal, serta desakan politik yang kuat.

“Pemekaran Buol adalah hasil perjuangan rakyat, bukan pemberian perusahaan. Mengaitkan berdirinya kabupaten hanya pada kehadiran korporasi sawit adalah pandangan yang menyesatkan sejarah,” tegasnya, Minggu (21/9/2025).

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Ia menambahkan, perjuangan panjang tersebut menjadi bukti nyata bahwa rakyat Buollah yang memperjuangkan kabupaten ini hingga terbentuk secara sah melalui keputusan politik nasional.

PT HIP dan Jejak Konflik Agraria

Agung juga menyinggung dampak sosial yang ditinggalkan oleh PT HIP selama beroperasi di Buol. Ia menyebut perusahaan tersebut justru diduga lekat dengan konflik agraria, kriminalisasi petani, hingga kerusakan lingkungan yang menyakitkan bagi masyarakat.

“Kehadiran PT HIP tidak bisa dilepaskan dari konflik agraria yang belum tuntas. Menjadikan korporasi sebagai alasan eksistensi daerah sama saja mengabaikan penderitaan rakyat yang tanahnya dirampas,” jelasnya.

Rakyat Tidak Berhutang pada Perusahaan

Lebih jauh, Agung menolak keras anggapan bahwa rakyat Buol memiliki utang budi pada PT HIP. Ia menekankan bahwa justru perusahaanlah yang masih berhutang kepada masyarakat.

“Yang berhutang justru perusahaan kepada rakyat Buol. Hingga kini masih ada hak-hak tanah, kompensasi, dan pemulihan lingkungan yang belum dituntaskan,” ujarnya.

Luruskan Sejarah, Hargai Perjuangan

Agung menegaskan pentingnya meluruskan sejarah agar generasi muda tidak salah kaprah. Pernyataan bahwa Buol hanya bisa menjadi kabupaten karena PT HIP dinilai sebagai bentuk pengaburan fakta perjuangan rakyat.

“Sejarah harus diluruskan. Kabupaten Buol lahir dari konsensus politik dan perjuangan rakyat, bukan hadiah perusahaan. Kami mengingatkan agar para tokoh publik lebih bijak dalam menyampaikan narasi sejarah. Jangan sampai suara yang keluar justru menjadi pembenaran atas praktik perampasan tanah dan penderitaan rakyat”. pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Sulteng dan Polres Buol Sisir Lokasi PETI di Bodi, ini Temuan Sementara
Hilirisasi Nikel Jangan Hanya Hitung Investasi, Safri Soroti Beban Lingkungan dan Sosial Daerah
Bupati dan Wakil Bupati Buol Pimpin Evaluasi MCSP 2026, Seluruh OPD Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Bupati dan Wakil Bupati Buol Hadiri Maulid Arbain ke-7, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Nabi
Pemkab Buol Mulai Distribusikan 744 Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Jalan Santai, Harlah PKB di Buol Bikin Ribuan Orang Berebut Door Prize
Ironi Buol: Menanam Pohon di Kota, Sementara Kerusakan Lingkungan akibat PETI Masih Jadi Persoalan
Hasan Abdul Kadir Resmi Pimpin Gekrafs Sulteng, Langsung Lantik Pengurus DPC se-Kabupaten/Kota

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 04:37 WITA

Polda Sulteng dan Polres Buol Sisir Lokasi PETI di Bodi, ini Temuan Sementara

Saturday, 8 August 2026 - 07:18 WITA

Hilirisasi Nikel Jangan Hanya Hitung Investasi, Safri Soroti Beban Lingkungan dan Sosial Daerah

Friday, 7 August 2026 - 10:52 WITA

Bupati dan Wakil Bupati Buol Pimpin Evaluasi MCSP 2026, Seluruh OPD Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Wednesday, 5 August 2026 - 16:25 WITA

Bupati dan Wakil Bupati Buol Hadiri Maulid Arbain ke-7, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Nabi

Monday, 3 August 2026 - 02:48 WITA

Pemkab Buol Mulai Distribusikan 744 Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran

Berita Terbaru