Diterpa Isu Gratifikasi, Jhon Repi : Bantuan Dari Idris Sudomo Murni Kepedulian Sosial

- Reporter

Thursday, 11 September 2025 - 07:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLTIM — Klarifikasi tegas disampaikan pihak keluarga Idris Sudomo Mamonto atas tudingan adanya gratifikasi terkait bantuan kursi plastik yang disalurkan ke Kantor Desa Tobongon, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

John Repi, selaku pihak keluarga dari Idris Sudomo menegaskan bahwa sumbangan tersebut murni bentuk kepedulian sosial dan partisipasi sukarela untuk mendukung kegiatan desa, bukan gratifikasi atau imbalan dari aktivitas tertentu sebagaimana isu yang beredar.

“Kami luruskan, itu bukan gratifikasi. Jangan asal bunyi tanpa dasar. Sumbangan ini sifatnya murni sukarela dan tidak ada kaitannya dengan kepentingan usaha atau kepentingan pribadi tertentu,” tegas John Repi, Kamis (11/9/2025).

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Menurutnya, tudingan gratifikasi terhadap Idris Sudomo beserta istri dinilai berlebihan dan justru bisa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kalau ada masyarakat yang mau membantu desa, itu seharusnya diapresiasi, bukan malah dicurigai. Jangan semua hal ditarik ke ranah hukum seakan-akan ada kepentingan di baliknya,” tambahnya.

John menekankan, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berkontribusi bagi kemajuan desa tanpa harus dicurigai melakukan pelanggaran hukum.

Karenanya, pihak keluarga berharap semua pihak bisa lebih bijak dalam menanggapi informasi agar tidak berkembang menjadi fitnah yang merugikan.

“Kami terbuka dan siap memberikan klarifikasi agar persoalan ini jelas. Harapannya, pemberitaan ke depan bisa lebih berimbang dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj. Sangadi Tobongon, Petronela Tawaluyan, menegaskan bahwa bantuan kursi plastik dari pengusaha muda Idris Sudomo Mamonto dan istrinya, Elisa Hasan, sepenuhnya merupakan inisiatif pribadi tanpa ada permintaan dari pihak pemerintah desa.

“Saya selaku Sangadi Tobongon ingin meluruskan, bahwa pemerintah desa tidak pernah meminta bantuan seperti ini. Apa yang diberikan adalah murni sumbangan sukarela dari keluarga Bapak Idris. Bantuan ini lahir dari ketulusan hati dan kepedulian beliau bersama Ibu Elisa Hasan untuk masyarakat Tobongon,” tegas Petronela.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Juni, Rahman Salehe Tunaikan Umroh, 44 Imam Mesjid Turut Diberangkatkan
Perayaan Jumat Agung dan Paskah, Rahman Salehe : Jaga Kerukunan dan Toleransi
Momentum Jumat Agung dan Paskah, Ketua DPC PKB Uwan Lahati Tekankan Semangat Kebersamaan dan Persatuan
Gelar Reses, Rahman Salehe Serap Aspirasi Masyarakat
Politisi Rahman Salehe Soroti Proses Perekrutan Tenaga Kerja Lokal PT ASA Menyulitkan Warga Lingkar tambang
PETI Gunung Salak Desa Tobongon Terus Beroperasi, Warga Khawatir Potensi Longsor Ancam Pemukiman dan Perkebunan
Optimalisasi Pelayanan Dana Kapitasi BPJS Kesehatan, Pemkab Boltim Teken MoU Bersama BSG
Berkah Ramadhan, Rahman Salehe Berbagi Takjil

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 14:09 WITA

Juni, Rahman Salehe Tunaikan Umroh, 44 Imam Mesjid Turut Diberangkatkan

Saturday, 4 April 2026 - 03:47 WITA

Perayaan Jumat Agung dan Paskah, Rahman Salehe : Jaga Kerukunan dan Toleransi

Friday, 3 April 2026 - 22:42 WITA

Momentum Jumat Agung dan Paskah, Ketua DPC PKB Uwan Lahati Tekankan Semangat Kebersamaan dan Persatuan

Wednesday, 1 April 2026 - 11:47 WITA

Gelar Reses, Rahman Salehe Serap Aspirasi Masyarakat

Tuesday, 31 March 2026 - 05:53 WITA

Politisi Rahman Salehe Soroti Proses Perekrutan Tenaga Kerja Lokal PT ASA Menyulitkan Warga Lingkar tambang

Berita Terbaru