PMII Tolitoli Bersama alinasi Gelar Aksi Damai “September Gelap”, Tuntut Reformasi Polri dan Tolak Kenaikan Tunjangan DPR

- Reporter

Sunday, 31 August 2025 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, Kasekabar.com — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tolitoli bersama elemen Cipayung Plus dan aliansi mahasiswa lintas organisasi akan menggelar aksi damai bertajuk “Seruan Aksi September Gelap” pada Senin, 1 September 2025. Aksi ini rencananya dimulai pukul 07.00 WITA dengan titik kumpul di Universitas Madako Tolitoli, kemudian massa akan bergerak menuju Polres Tolitoli dan kantor DPRD Kabupaten Tolitoli.

Ketua PMII Cabang Tolitoli, melalui keterangan resminya, menyampaikan bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap maraknya tindakan represif aparat kepolisian dan kebijakan pemerintah, khususnya terkait rencana kenaikan tunjangan DPR yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

“Kami menegaskan bahwa aksi ini adalah aksi damai. Seruan ini lahir dari keresahan mahasiswa dan masyarakat atas tragedi yang terjadi di berbagai daerah, termasuk tindakan represif aparat yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Kami tidak ingin peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Tolitoli yang kita cintai,” tegas perwakilan PMII Tolitoli.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Isu Sentral Aksi

  • Reformasi Polri sebagai upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
  • Menolak kenaikan tunjangan DPR yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Tuntutan Aksi

Dalam pernyataan sikapnya, PMII Tolitoli bersama aliansi mahasiswa menegaskan empat tuntutan utama:

Usut tuntas kasus penembakan dan pembunuhan terhadap Afan Kurniawan serta tindak represif aparat.

Mendesak Kapolres untuk memastikan tidak ada praktik kriminal dan penyalahgunaan wewenang di tubuh kepolisian.

Mencopot Kapolri dan Kapolda Metro Jaya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tragedi kemanusiaan yang terjadi.

Membebaskan seluruh massa aksi yang masih ditahan tanpa syarat dan tanpa kriminalisasi.

Aksi Damai, Bukan Anarkis

PMII Tolitoli menegaskan bahwa aksi yang dilakukan adalah aksi damai dan bukan bentuk provokasi atau kerusuhan. Tujuannya adalah untuk menyuarakan aspirasi rakyat secara tertib dan bermartabat.

“Kami hadir untuk mengawal demokrasi, menolak arogansi kekuasaan, dan membela kepentingan masyarakat. Kami berharap aparat keamanan turut menjaga suasana kondusif dan tidak melakukan tindakan represif terhadap peserta aksi,” tambahnya.

Rencana Aksi

Hari/Tanggal : Senin, 1 September 2025

Titik Kumpul : Universitas Madako Tolitoli

Titik Aksi : Polres Kabupaten Tolitoli & DPRD Kabupaten Tolitoli

Waktu : 07.00 WITA hingga selesai

Aksi ini diharapkan berjalan damai dan menjadi pengingat bagi pemerintah serta DPR agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat. PMII Tolitoli menyerukan solidaritas masyarakat dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal reformasi serta menolak segala bentuk penindasan dan ketidakadilan.

 

Sumber : PMII Cabang Tolitoli

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Implementasi Asta Cita Presiden, Pemkab Buol Dukung Penuh Koperasi Merah Putih di Desa
Musda VII Nasyiatul Aisyiyah Buol Digelar, Pemda Dorong Perempuan Muda Jadi Penggerak Peradaban
Aksi Mahasiswa di Gorontalo Berakhir Tegang, Dugaan Tindakan Represif APH Jadi Sorotan
Nobar “Pesta Babi” di Buol Berlangsung Aman, Peserta Soroti Ancaman Eksploitasi Tanah Adat dan Lingkungan
Pemkab Buol dan PLN Percepat Pemasangan Listrik di Desa Bukal-Mulat, Sekda: Jangan Sampai Program Dialihkan
Baru Lulus SMA? Ketua STISIPOL Buol Punya Pesan Penting untuk Masa Depanmu
Disdukcapil Buol Gandeng Swasta, Pemanfaatan KIA Kini Beri Manfaat Tambahan bagi Anak
Pemda Buol Siap Antar-Jemput 84 Jemaah Haji, Wabup Pastikan Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Saturday, 16 May 2026 - 13:56 WITA

Implementasi Asta Cita Presiden, Pemkab Buol Dukung Penuh Koperasi Merah Putih di Desa

Friday, 15 May 2026 - 15:44 WITA

Musda VII Nasyiatul Aisyiyah Buol Digelar, Pemda Dorong Perempuan Muda Jadi Penggerak Peradaban

Saturday, 9 May 2026 - 11:03 WITA

Aksi Mahasiswa di Gorontalo Berakhir Tegang, Dugaan Tindakan Represif APH Jadi Sorotan

Friday, 8 May 2026 - 17:18 WITA

Nobar “Pesta Babi” di Buol Berlangsung Aman, Peserta Soroti Ancaman Eksploitasi Tanah Adat dan Lingkungan

Friday, 8 May 2026 - 10:08 WITA

Pemkab Buol dan PLN Percepat Pemasangan Listrik di Desa Bukal-Mulat, Sekda: Jangan Sampai Program Dialihkan

Berita Terbaru

Uncategorized

Yusra – Dony Ikuti Peluncuran 1.061 KDMP Nasional Secara Virtual

Saturday, 16 May 2026 - 09:00 WITA

Uncategorized

Isu Polemik Lahan dan IUP PT BDL, HRD Ronal Saweho Angkat Bicara?

Friday, 15 May 2026 - 05:51 WITA