PMII Tolitoli Desak Transparansi PT CMP Usai Insiden Pengusiran Anggota DPRD

- Reporter

Friday, 2 May 2025 - 05:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasekabar.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tolitoli menyoroti pengusiran anggota DPRD saat kunjungan ke PT Citra Mulia Perkasa (CMP) di Desa Janja, Kecamatan Lampasio, Jumat (2/5).

Insiden tersebut menjadi perhatian publik lantaran menyangkut hak pengawasan anggota DPRD terhadap aktivitas perusahaan di wilayahnya.

PMII menilai pengusiran itu menunjukkan indikasi ketertutupan manajemen PT CMP dan memunculkan dugaan pelanggaran regulasi yang perlu dikaji lebih dalam.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Zulfan, Ketua II Bidang Eksternal PMII Cabang Tolitoli, dalam pernyataan sikapnya menyatakan pihaknya mendesak DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT CMP.

Menurut Zulfan, transparansi perusahaan penting untuk menjamin operasionalnya sesuai hukum, terutama dalam aspek perizinan, lingkungan, dan ketenagakerjaan.

Selain legalitas, PMII juga menyoroti minimnya kontribusi sosial PT CMP terhadap masyarakat, termasuk pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami tidak melihat kontribusi nyata PT CMP di daerah, padahal CSR adalah kewajiban perusahaan sebagaimana diatur dalam PP No. 47 Tahun 2012,” kata Zulfan.

PMII juga menekankan pentingnya perusahaan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya warga Kecamatan Lampasio.

Pemberdayaan tenaga kerja lokal dianggap sebagai bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus upaya pemerataan ekonomi di wilayah operasional.

PMII menyatakan akan terus mengawal isu ini demi kepentingan masyarakat dan mendesak PT CMP untuk lebih akuntabel dan terbuka dalam kegiatan usahanya.

Hingga berita pernyataan sikap PMII Cab. Tolitoli ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT CMP terkait insiden pengusiran maupun tuntutan PMII Tolitoli.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kafilah MTQ Kabupaten Buol Resmi Terdaftar di Sigi, LPTQ Pastikan 49 Peserta Siap Berlaga
Tampilkan Miniatur Masjid, Kafilah MTQ Kabupaten Buol Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Sulteng ke-31
Hadiri HUT Satpol PP dan Linmas di Tolitoli, Bupati Buol Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kesiapsiagaan
HMJ Penjas UNG Gelar Aksi Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Bandang di Gorontalo Utara
Apresiasi Ditpolairud Polda Sulteng, Safri Minta Jaringan Sianida Ilegal di Buol Dibongkar hingga ke Akar
Bupati Buol Dorong Hilirisasi Sawit, BPAKPSI Bahas Mandatori Biofuel B50 Bersama DEN
Dugaan Sianida Ilegal di Buol Mencuat, Komnas HAM Tunggu Informasi Resmi
Geger! Puluhan Karung Sianida Diamankan APH, Diduga untuk Tambang Emas Ilegal di Buol

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 08:50 WITA

Kafilah MTQ Kabupaten Buol Resmi Terdaftar di Sigi, LPTQ Pastikan 49 Peserta Siap Berlaga

Saturday, 6 June 2026 - 08:46 WITA

Tampilkan Miniatur Masjid, Kafilah MTQ Kabupaten Buol Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Sulteng ke-31

Thursday, 4 June 2026 - 07:29 WITA

Hadiri HUT Satpol PP dan Linmas di Tolitoli, Bupati Buol Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kesiapsiagaan

Thursday, 4 June 2026 - 07:23 WITA

HMJ Penjas UNG Gelar Aksi Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Thursday, 4 June 2026 - 07:10 WITA

Apresiasi Ditpolairud Polda Sulteng, Safri Minta Jaringan Sianida Ilegal di Buol Dibongkar hingga ke Akar

Berita Terbaru