LS-ADI Demo Dugaan Penistaan Agama oleh Oknum Kades di Buol

- Reporter

Thursday, 1 May 2025 - 01:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, Kasekabar.com – Puluhan massa dari Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) Buol menggelar demonstrasi damai di depan Kantor Bupati dan Polres Buol pada Rabu (30/4), menuntut proses hukum terhadap oknum kepala desa yang diduga menistakan agama.

Aksi digelar sebagai respon atas dugaan tindakan penistaan agama yang dilakukan oleh seorang kepala desa di Desa Timbulon, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol.

Menurut massa, kepala desa tersebut diduga menginjak kitab suci Al-Qur’an. Insiden itu memicu kemarahan warga dan memunculkan desakan proses hukum secara tegas.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Andika, Ketua LS-ADI Buol, dalam orasinya menyebut dugaan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap umat Islam yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Dugaan penistaan agama ini adalah penghinaan terhadap umat muslim. Kami mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera bertindak,” tegasnya.

Massa aksi mendesak agar Pemkab Buol dan Polres Buol segera mengusut tuntas kasus tersebut guna menjaga ketenangan dan kepercayaan masyarakat.

Demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Para peserta membawa spanduk berisi tuntutan dan orasi yang menekankan pentingnya supremasi hukum.

LS-ADI menyatakan bahwa aksi ini bukan hanya bentuk protes, melainkan juga seruan moral agar tidak ada toleransi terhadap perilaku yang mencederai nilai-nilai agama.

Kasus ini telah menjadi perhatian publik di Kabupaten Buol, terutama karena melibatkan seorang pejabat desa yang seharusnya menjadi teladan.

Warga berharap adanya transparansi dan keseriusan dalam penanganan kasus agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut di masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus dugaan penistaan agama tersebut.

LS-ADI menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak akan berhenti menyuarakan keadilan sampai pelaku benar-benar diproses hukum,” tutup Andika dalam orasinya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PETI Menggila di Gunung Bakan: Puluhan Alat Berat Beroperasi Terang‑terangan, Warga Desak APH Tindak Tegas
Perkuat Rantai Penegak Hukum, Kapolres Abdul Kholik Silaturahmi ke PN Kotamobagu
Dorong Perkembangan Anak Usia Dini, Kapolres Abdul Kholik dan Ny Adellia Kunjungi TK Kemala Bhayangkari
Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolres Abdul Kholik Silaturahmi ke Kodim 1303/BM
Belum Genap 24 Jam Menjabat, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik Tancap Gas Perkuat Sinergi, Sambangi Wali Kota dan Ketua Kejari
Sambut 345 Mahasiswa IAIN Manado, Bupati Yusra: Jadilah Mitra Nyata Kemajuan Desa
Pupuk Keperdulian, Kapolres Golfried Hasiholan Tebar Sedekah Subuh
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,Bupati Yusra Alhabsyi Fokus Perkuat Sekolah Nasional Terintegrasi

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 12:51 WITA

PETI Menggila di Gunung Bakan: Puluhan Alat Berat Beroperasi Terang‑terangan, Warga Desak APH Tindak Tegas

Wednesday, 15 July 2026 - 10:52 WITA

Perkuat Rantai Penegak Hukum, Kapolres Abdul Kholik Silaturahmi ke PN Kotamobagu

Wednesday, 15 July 2026 - 10:42 WITA

Dorong Perkembangan Anak Usia Dini, Kapolres Abdul Kholik dan Ny Adellia Kunjungi TK Kemala Bhayangkari

Wednesday, 15 July 2026 - 10:04 WITA

Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolres Abdul Kholik Silaturahmi ke Kodim 1303/BM

Tuesday, 14 July 2026 - 13:18 WITA

Belum Genap 24 Jam Menjabat, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik Tancap Gas Perkuat Sinergi, Sambangi Wali Kota dan Ketua Kejari

Berita Terbaru