DPRD Buol Sempat Setujui Gaji PPPK? Tapi Bupati Bilang Tak Ada Anggaran

- Reporter

Wednesday, 2 April 2025 - 03:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, KaseKabar.com – Bupati Buol, Sulawesi Tengah, H. Risharyudi Triwibowo, MM, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki anggaran untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 dan 2.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara open house di kediamannya di Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau, pada Senin (31/3). Bupati menyebutkan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi kendala utama dalam pembayaran gaji tersebut.

“Memang pemerintah pusat memperbolehkan pembayaran gaji PPPK dari APBD, tetapi hanya untuk daerah yang mampu. Artinya, dikasih tapi ditarik ulang,” ungkap Bupati.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Ia menambahkan bahwa jika gaji PPPK tahap 1 dan 2 tetap dibayarkan, maka anggaran pembangunan di Kabupaten Buol akan terganggu. “Buol tidak mampu bayar gaji itu. Kalau dibayar, tidak akan ada pembangunan yang bisa dilakukan,” tegasnya.

Anggaran Gaji PPPK Sempat Disetujui DPRD?

Pernyataan Bupati ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pada masa pemerintahan Penjabat (Pj) Bupati tahun 2024 lalu, usulan pembayaran gaji PPPK sudah diajukan dan mendapat persetujuan dari DPRD.

“Pada masa pemerintahan Pj Bupati sebelumnya dan Ketua DPRD waktu itu, Ibu Srikandi, gaji PPPK tahap 1 dan 2 sudah diusulkan oleh Pemda dan telah disetujui oleh DPRD,” ujarnya. Ia menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu, (2/4), Srikandi Batalipu, yang merupakan Ketua DPRD saat itu, membenarkan bahwa usulan tersebut sudah ada. “Iya, sudah ada oow,” jawabnya singkat.

BPKAD dan TAPD Belum Beri Tanggapan

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala BPKAD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Buol belum memberikan klarifikasi terkait ketersediaan anggaran untuk PPPK.

Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan CPPPK yang belum mendapat kepastian mengenai hak mereka. Masyarakat kini menunggu jawaban resmi dari pihak terkait mengenai kejelasan anggaran tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Alam Buol Disorot Dalam Diskusi Panjang
FGD Tata Kelola SDA di Buol: Masyarakat Sipil Dorong Keadilan Ekologis dalam Pembangunan Daerah
Tim Terpadu Paleleh Amankan Dua Ekskavator Menuju Tambang Bugu
Rayakan Dies Natalis, KPA KOMPALA Bagikan Takjil dan Buka Bersama Para Santri
Polres Buol Gelar Apel Operasi Ketupat Tinombala 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran
Wabup Buol Serahkan Bantuan CSR PT HIP untuk Program Sekolah Rakyat
Pelantikan Pengurus PMII Tolitoli, Dorong Transformasi Kepemimpinan dan Kaderisasi di Era Digital
Pengurus PMII Tolitoli Resmi Dilantik, Usung Transformasi Kepemimpinan di Era Digital

Berita Terkait

Friday, 13 March 2026 - 10:03 WITA

Kekayaan Alam Buol Disorot Dalam Diskusi Panjang

Friday, 13 March 2026 - 09:53 WITA

FGD Tata Kelola SDA di Buol: Masyarakat Sipil Dorong Keadilan Ekologis dalam Pembangunan Daerah

Friday, 13 March 2026 - 07:31 WITA

Tim Terpadu Paleleh Amankan Dua Ekskavator Menuju Tambang Bugu

Thursday, 12 March 2026 - 13:19 WITA

Rayakan Dies Natalis, KPA KOMPALA Bagikan Takjil dan Buka Bersama Para Santri

Tuesday, 10 March 2026 - 11:26 WITA

Wabup Buol Serahkan Bantuan CSR PT HIP untuk Program Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Info Publik

Kekayaan Alam Buol Disorot Dalam Diskusi Panjang

Friday, 13 Mar 2026 - 10:03 WITA

Pilihan Editor

Tim Terpadu Paleleh Amankan Dua Ekskavator Menuju Tambang Bugu

Friday, 13 Mar 2026 - 07:31 WITA