Wacana Pemilihan Gubernur Tidak Langsung, Sultan: “Demi Efisiensi dan Good Governance”

- Reporter

Monday, 24 February 2025 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, KaseKabar.com – Setelah pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024, Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin mewacanakan agar pemilihan gubernur dilakukan secara tidak langsung. Hal ini ia ungkapkan usai menghadiri acara pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (20/2).

 

Menurut Sultan, gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, sehingga mekanisme pemilihannya perlu disesuaikan. “Jabatan gubernur sangat strategis dalam sistem pemerintahan presidensial,” ujarnya.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

 

Alasan Wacana Pemilihan Tidak Langsung

 

Sultan menegaskan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan, bukan federal. Oleh karena itu, hubungan gubernur dengan pemerintah pusat harus selaras, tanpa terpengaruh perbedaan politik.

 

“Jangan sampai karena perbedaan warna politik, ada gubernur yang tidak mendukung program pemerintah pusat,” katanya. Sultan menilai pemilihan tidak langsung dapat meningkatkan efisiensi dan memperkuat prinsip good governance.

 

Mekanisme yang Diusulkan

 

Sultan mengusulkan bahwa pemilihan gubernur bisa dilakukan melalui DPRD provinsi. Nama-nama calon akan melalui proses fit and proper test, lalu dua kandidat terbaik diusulkan ke Presiden untuk ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa wacana ini masih bersifat opini pribadi dan memerlukan kajian lebih lanjut. “Karena jadwal Pilkada masih lima tahun lagi, kita bisa mendesain sistem demokrasi lokal lebih sederhana sejak awal,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hilirisasi Nikel Jangan Hanya Hitung Investasi, Safri Soroti Beban Lingkungan dan Sosial Daerah
Bupati dan Wakil Bupati Buol Pimpin Evaluasi MCSP 2026, Seluruh OPD Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Pemkab Buol Mulai Distribusikan 744 Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Jalan Santai, Harlah PKB di Buol Bikin Ribuan Orang Berebut Door Prize
Ironi Buol: Menanam Pohon di Kota, Sementara Kerusakan Lingkungan akibat PETI Masih Jadi Persoalan
Hasan Abdul Kadir Resmi Pimpin Gekrafs Sulteng, Langsung Lantik Pengurus DPC se-Kabupaten/Kota
Rehstaat H. Pelu Resmi Pimpin Gekrafs Donggala, Siap Perkuat UMKM dan Pariwisata di 16 Kecamatan
Gekrafs Lantik Serentak DPW Sulteng dan 9 DPC, Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif hingga Daerah

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 10:52 WITA

Bupati dan Wakil Bupati Buol Pimpin Evaluasi MCSP 2026, Seluruh OPD Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Monday, 3 August 2026 - 02:48 WITA

Pemkab Buol Mulai Distribusikan 744 Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran

Sunday, 2 August 2026 - 03:46 WITA

Bukan Sekadar Jalan Santai, Harlah PKB di Buol Bikin Ribuan Orang Berebut Door Prize

Saturday, 1 August 2026 - 16:15 WITA

Ironi Buol: Menanam Pohon di Kota, Sementara Kerusakan Lingkungan akibat PETI Masih Jadi Persoalan

Wednesday, 29 July 2026 - 15:29 WITA

Hasan Abdul Kadir Resmi Pimpin Gekrafs Sulteng, Langsung Lantik Pengurus DPC se-Kabupaten/Kota

Berita Terbaru