PT Citra Palu Mineral Diduga Gagal Terapkan Good Mining Practice, Lingkungan dan Kesehatan Warga Terancam

- Reporter

Sunday, 2 February 2025 - 04:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KaseKabar.com, Palu – PT Citra Palu Mineral (CPM) mengklaim menjalankan praktik pertambangan yang baik atau Good Mining Practice (GMP). Namun, temuan di lapangan menunjukkan dugaan pelanggaran yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

 

Aktivis Soroti Dugaan Pelanggaran GMP

Pernyataan Manager Government Relation and Permit PT CPM, Haji Amran Amie pada Kabar Selebes, Jum’at 31 Januari 2025, yang menyatakan bahwa perusahaan selalu mengutamakan GMP menuai kritik. PJS Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Tengah, Azis, menegaskan bahwa fakta di lapangan bertentangan dengan klaim tersebut.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

“Meskipun PT CPM menyatakan komitmennya terhadap Good Mining Practice, banyak pelanggaran yang terjadi, mengancam lingkungan dan kesehatan warga sekitar,” kata Azis, (2/2).

 

Dampak Lingkungan dan Kesehatan

Berbagai laporan menunjukkan adanya pencemaran akibat aktivitas tambang PT CPM. Penggunaan bahan kimia seperti sianida dan merkuri dalam pengolahan emas diduga menyebabkan pencemaran air dan tanah di wilayah Poboya.

Pada Agustus 2023, penelitian menemukan kadar merkuri di tanah Poboya melebihi ambang batas aman, yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Selain itu, pada November 2019, anggota DPRD Kota Palu, Muslimun, meminta PT CPM menghentikan penggunaan air Sungai Pondo karena dikhawatirkan mengurangi pasokan air bersih bagi warga.

 

Tuntutan Pencabutan Izin Tambang

Berdasarkan temuan ini, berbagai pihak mendesak tindakan tegas terhadap PT CPM. EW-LMND Sulawesi Tengah meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Menteri Investasi/BKPM untuk mencabut izin usaha pertambangan PT CPM. Mereka juga mendesak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) melakukan audit terhadap dampak sosial perusahaan.

“Kami mendesak pemerintah segera mengambil langkah nyata agar aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan ini dihentikan,” tegas Azis.

Dengan meningkatnya tekanan dari aktivis dan masyarakat, nasib operasional PT CPM kini bergantung pada langkah yang akan diambil oleh pihak berwenang.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota Baru Resmi Dikukuhkan, Momen Haru Warnai Penutupan Diklatdas IX KPA CIA
Bupati Buol Lantik Tiga Pimpinan OPD, Tegaskan Kebutuhan Organisasi
Polres Buol Ingatkan Modus Penipuan AI Deepfake dan Voice Cloning
Novel Perdana “Kaleng Mentega” Resmi Diluncurkan, Reza Satrio Angkat Kisah Kehilangan dan Keteguhan Diri
Peluang 1.000 Rumah Layak Huni, Buol Masuk Prioritas?
Rapat Panjang Di Buol, Nasib Tambang WPR Desa Bodi Segera Ditentukan
KPA CIA Resmi Buka Diklatsar Angkatan IX Tahun 2026
Angka Kemiskinan Masih Tinggi, Aktivis Dorong Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 09:17 WITA

Anggota Baru Resmi Dikukuhkan, Momen Haru Warnai Penutupan Diklatdas IX KPA CIA

Monday, 12 January 2026 - 03:43 WITA

Bupati Buol Lantik Tiga Pimpinan OPD, Tegaskan Kebutuhan Organisasi

Sunday, 11 January 2026 - 12:57 WITA

Polres Buol Ingatkan Modus Penipuan AI Deepfake dan Voice Cloning

Sunday, 11 January 2026 - 12:23 WITA

Novel Perdana “Kaleng Mentega” Resmi Diluncurkan, Reza Satrio Angkat Kisah Kehilangan dan Keteguhan Diri

Saturday, 10 January 2026 - 04:03 WITA

Peluang 1.000 Rumah Layak Huni, Buol Masuk Prioritas?

Berita Terbaru

Kotamobagu

Anev Bhabinkamtibmas, ini Pesan Kapolres Irwanto?

Tuesday, 13 Jan 2026 - 08:54 WITA

Kotamobagu

Kapolres Irwanto Hadiri Launching HUT ke 116 Kota Kotamobagu

Monday, 12 Jan 2026 - 13:43 WITA