Sosialisasi dan Survei Hutan Primer WPR Oyom di fasilitasi PT. Sulteng Mineral Sejahtera.

- Reporter

Thursday, 23 January 2025 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasekabar.com, Tolitoli – Bertempat di Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan survei penurunan status hutan primer di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Oyom. Acara ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama kemitraan antara PT. Sulteng Mineral Sejahtera (SMS) dengan Koperasi Pertambangan Rakyat sebagai bagian dari upaya mendukung proses perizinan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT. SMS Bapak Akhmad Sumarling, SE, Camat Lampasio, Bapak Yasin, Tim Survei Penurunan Status Hutan Primer yang terdiri dari perwakilan Balai Pengelola Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BKHTL) Wilayah Palu, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako, KPH Gunung Dako Tolitoli serta sekitar 700 warga Desa Oyom yang antusias mengikuti sosialisasi. Tim Survei yang di Wakili oleh Bapak Cecep dalam paparannya menjelaskan tahapan dan prosedur terkait perubahan status hutan primer untuk mendukung keberlanjutan pertambangan rakyat yang ramah lingkungan dan sesuai regulasi.

Selanjutnya Bapak Camat Lampasio dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara PT. SMS dan Koperasi Pertambangan Rakyat.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

“Kegiatan ini adalah langkah penting dalam mendukung kemajuan masyarakat Desa Oyom, khususnya dalam memberikan landasan hukum yang jelas bagi aktivitas pertambangan rakyat. Semoga seluruh proses yang dilakukan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara perwakilan PT. SMS dalam hal ini Direktur Utama Bapak Akhmad Sumarling kembali menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program pertambangan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Mereka berharap kegiatan survei ini dapat mempercepat terbitnya izin resmi, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas pertambangan dengan lebih aman dan terstruktur.

Proses penyelesaian perizinan pertambangan rakyat yang telah kita gagas bersama selama hampir 4 tahun ini sangat panjang karena wilayah tersebut berada dalam kawasan hutan lindung dan areal PIPPIB, olehnya itu mari kita semua bekerjasama mengikuti proses itu agar nantinya tambang yg akan dikelola ini tidak lagi ilegal serta dapat memberikan dampak positif untuk kesejahteraan masyarakat oyom dan tolitoli, ujar Akhmad Sumarling, SE

Para peserta yang hadir menyambut baik sosialisasi ini dan berharap proses penurunan status hutan primer serta perizinan IPR dapat segera terealisasi.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pertanyaan terkait proses yang sedang berjalan.

Sosialisasi dan survei hutan primer ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam pengelolaan sumber daya alam di Desa Oyom, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui kemitraan yang sinergis dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Fakta Baru Tambang Ilegal Buol Terkuak: Alat Berat Diduga Kembali Beroperasi di Kilo 16 Busak
Sejumlah Tenaga Kesehatan ASN Protes THR di Buol, Pemda Akui Terkendala Efisiensi Anggaran
Safari Ramadan 1447 H: Ketua TP-PKK Buol Serahkan Paket Sembako Program “BNI Berbagi” untuk Warga
Green Justice Buol Soroti PETI Pakai Ekskavator: Kerusakan Lingkungan Parah, Penegakan Hukum Dinilai Mandek
Jalan Poros Bukal Rusak Parah, Aksi Tanam Pisang Viral dan Warga Soroti Peran DPRD
Humas PT Sinar Vijorey Desak Pemda Buol Tertibkan Galian C Ilegal
Polres Buol Ingatkan Modus Penipuan AI Deepfake dan Voice Cloning
Novel Perdana “Kaleng Mentega” Resmi Diluncurkan, Reza Satrio Angkat Kisah Kehilangan dan Keteguhan Diri

Berita Terkait

Friday, 27 March 2026 - 13:22 WITA

Fakta Baru Tambang Ilegal Buol Terkuak: Alat Berat Diduga Kembali Beroperasi di Kilo 16 Busak

Tuesday, 17 March 2026 - 13:33 WITA

Sejumlah Tenaga Kesehatan ASN Protes THR di Buol, Pemda Akui Terkendala Efisiensi Anggaran

Monday, 9 March 2026 - 11:27 WITA

Safari Ramadan 1447 H: Ketua TP-PKK Buol Serahkan Paket Sembako Program “BNI Berbagi” untuk Warga

Saturday, 28 February 2026 - 06:37 WITA

Green Justice Buol Soroti PETI Pakai Ekskavator: Kerusakan Lingkungan Parah, Penegakan Hukum Dinilai Mandek

Monday, 23 February 2026 - 04:37 WITA

Jalan Poros Bukal Rusak Parah, Aksi Tanam Pisang Viral dan Warga Soroti Peran DPRD

Berita Terbaru