Polres Tolitoli Gandeng Petani Wujudkan Swasembada Pangan 2025

- Reporter

Tuesday, 21 January 2025 - 13:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasekabar.com,Tolitoli – Dalam langkah nyata mendukung program swasembada pangan 2025, Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., bersama jajaran pejabat utama Polres Tolitoli dan Kapolsek Lampasio, Ipda Bachtiar, meluncurkan gerakan penanaman jagung di Desa Tinading, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Selasa (21/01/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkebunan, Camat Lampasio, dan penyuluh pertanian se-Kecamatan Lampasio. Sinergi ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung kemandirian pangan nasional.

Kapolres Tolitoli menyatakan bahwa program penanaman jagung ini akan diperluas ke sepuluh kecamatan lain di Kabupaten Tolitoli. “Kami optimis, upaya ini dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus mewujudkan kemandirian pangan di wilayah ini,” ungkapnya.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Selain itu, Kapolres juga menyoroti tantangan terkait kelangkaan pupuk. Ia menegaskan bahwa pihak Polres Tolitoli melalui satuan Reskrim akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan distribusi pupuk berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Polres Tolitoli menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani Bumi Toboloid berupa lima bungkus bibit jagung, dua karung pupuk ponska, dan pestisida. Bantuan ini diterima oleh perwakilan petani, termasuk Samsir, Darman, dan Gunawan.

Ketua Kelompok Tani Bumi Toboloid, Darman, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan dukungan ini. Kami siap mendukung program pemerintah dan Polres Tolitoli demi terwujudnya swasembada pangan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda perekonomian petani di Kabupaten Tolitoli. Dengan langkah ini, Tolitoli semakin optimis menjadi salah satu daerah penopang kemandirian pangan nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PPK Akui Belum Kantongi Data Progres Resmi Proyek Jalan Batalipu Rp3,33 Miliar, Pengawasan Disorot
BAP Kasus LPG 3 Kg Buol: Alibi Tak Punya Perda untuk Sita Bukti, Satpol PP Justru Tak Koordinasi ke Polres
AKAR Ajukan RDP ke DPRD Buol, Soroti Krisis Air Bersih Bertahun-tahun di Tiga Desa Kecamatan Momunu
Geger! Puluhan Karung Sianida Diamankan APH, Diduga untuk Tambang Emas Ilegal di Buol
Fakta Baru Tambang Ilegal Buol Terkuak: Alat Berat Diduga Kembali Beroperasi di Kilo 16 Busak
Sejumlah Tenaga Kesehatan ASN Protes THR di Buol, Pemda Akui Terkendala Efisiensi Anggaran
Safari Ramadan 1447 H: Ketua TP-PKK Buol Serahkan Paket Sembako Program “BNI Berbagi” untuk Warga
Green Justice Buol Soroti PETI Pakai Ekskavator: Kerusakan Lingkungan Parah, Penegakan Hukum Dinilai Mandek

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 04:27 WITA

PPK Akui Belum Kantongi Data Progres Resmi Proyek Jalan Batalipu Rp3,33 Miliar, Pengawasan Disorot

Saturday, 25 July 2026 - 14:08 WITA

BAP Kasus LPG 3 Kg Buol: Alibi Tak Punya Perda untuk Sita Bukti, Satpol PP Justru Tak Koordinasi ke Polres

Wednesday, 22 July 2026 - 13:18 WITA

AKAR Ajukan RDP ke DPRD Buol, Soroti Krisis Air Bersih Bertahun-tahun di Tiga Desa Kecamatan Momunu

Wednesday, 3 June 2026 - 06:17 WITA

Geger! Puluhan Karung Sianida Diamankan APH, Diduga untuk Tambang Emas Ilegal di Buol

Friday, 27 March 2026 - 13:22 WITA

Fakta Baru Tambang Ilegal Buol Terkuak: Alat Berat Diduga Kembali Beroperasi di Kilo 16 Busak

Berita Terbaru