KM Kerinci: Dari Pelopor Kapal Pesiar PT. Pelni hingga Kapal Penumpang Biasa

- Reporter

Monday, 4 November 2024 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Motor Kerinci ketika bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan Tahun 2010 (Foto: Istimewa)

Kapal Motor Kerinci ketika bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan Tahun 2010 (Foto: Istimewa)

KASEKABAR.com – KM Kerinci, kapal legendaris milik PT Pelni, memiliki sejarah panjang yang sarat dengan peristiwa dan transformasi. Diluncurkan pada Sabtu, 7 Mei 1983 di galangan Jos Meyer Werft, Papenburg, Jerman.

Kapal ini dinamai sesuai nama Gunung Kerinci di Jambi, simbol kekuatan dan ketangguhan. Dengan panjang 144 meter, lebar 23 meter, dan kedalaman 6,3 meter, KM Kerinci mampu melaju dengan kecepatan 18-20 knot.

Kapasitas dan Perjalanan Awal KM. Kerinci

Saat pertama kali beroperasi, KM Kerinci memiliki lima kelas penumpang: kelas 1 berkapasitas 100 orang, kelas 2 berkapasitas 200 orang, kelas 3 dengan 300 penumpang, kelas 4 sebanyak 450 orang, dan kelas ekonomi yang menampung hingga 500 penumpang.

KONTEN IKLAN

ads

IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN

Fokus utama kapal ini adalah mengangkut penumpang dan barang curah, bukan kontainer, sehingga menjadi andalan masyarakat yang bepergian antarpulau.

Rute awalnya meliputi perjalanan antara Sibolga, Padang, Jakarta, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Pantoloan, Toli-Toli, hingga Tarakan. Pada dekade 1990-an, KM Kerinci mengalami kecelakaan serius di Teluk Bayur, Padang, akibat arus laut yang kuat, menabrak batu karang hingga membuat kapal miring dan harus diperbaiki di luar negeri.

Insiden ini menyebabkan KM Kerinci vakum sementara, dengan rutenya digantikan oleh KM Lambelu.

KM Kerinci Menjadi Kapal Pesiar

Pada pertengahan 2004, KM Kerinci diambil alih oleh Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) dan diubah menjadi kapal pesiar pertama di Indonesia Timur yang dikelola oleh PT. Pelni melalui BKPRRS.

Renovasi total dilakukan, termasuk perubahan warna dan akomodasi kapal. Rute baru mencakup objek wisata maritim di lima provinsi Sulawesi: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Sayangnya, biaya tiket yang dianggap mahal oleh masyarakat menyebabkan operasional sebagai kapal pesiar tidak bertahan lama.

Kembali Menjadi Kapal Penumpang Biasa

Setelah masa singkatnya sebagai kapal pesiar, KM Kerinci kembali beroperasi sebagai kapal penumpang dengan rute pendek meliputi Balikpapan, Makassar, dan Bau-Bau. Perjalanan sejarah kapal ini berakhir pada tahun 2014, ketika KM Kerinci dijual seharga Rp26 miliar dan akhirnya dipotong menjadi besi tua.

Kisah KM Kerinci mengingatkan kita pada peran penting transportasi laut dalam menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia. Meskipun akhirnya dijual, KM Kerinci tetap diingat sebagai simbol perjalanan laut Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika Informasi Membentuk Pilihan : Catatan Pengawasan dari Buol Dalam Rangka 18 Tahun Bawaslu
Hidden Gem di Buol : Gunung Pogitaan 1.152 Mdpl Siap Jadi Destinasi Favorit Pendaki
Halal Bihalal di Lokodoka, Kecamatan Gadung Perkuat Silaturahmi dan Kerukunan Warga
Pemkab Buol Gelar Rapat Program Gizi Nasional, Libatkan Lintas Sektor
KBIHU Darul Ihsan Gelar Manasik Haji dan Vaksinasi bagi Calon Jamaah 2026 di Masjid Agung Al-Mubarak
Fakta Baru Tambang Ilegal Buol Terkuak: Alat Berat Diduga Kembali Beroperasi di Kilo 16 Busak
Baru Masuk Kerja, Tapi Mayoritas ASN Diskominfo Tak Hadir?
Kapolres Buol Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers, Bahas Keamanan Mudik

Berita Terkait

Saturday, 11 April 2026 - 07:21 WITA

Ketika Informasi Membentuk Pilihan : Catatan Pengawasan dari Buol Dalam Rangka 18 Tahun Bawaslu

Friday, 10 April 2026 - 02:11 WITA

Hidden Gem di Buol : Gunung Pogitaan 1.152 Mdpl Siap Jadi Destinasi Favorit Pendaki

Thursday, 9 April 2026 - 13:37 WITA

Halal Bihalal di Lokodoka, Kecamatan Gadung Perkuat Silaturahmi dan Kerukunan Warga

Thursday, 2 April 2026 - 04:48 WITA

Pemkab Buol Gelar Rapat Program Gizi Nasional, Libatkan Lintas Sektor

Sunday, 29 March 2026 - 01:22 WITA

KBIHU Darul Ihsan Gelar Manasik Haji dan Vaksinasi bagi Calon Jamaah 2026 di Masjid Agung Al-Mubarak

Berita Terbaru